"Anggaran harus diarahkan untuk program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap penyusunan APBD 2027 tidak hanya berorientasi pada besarnya angka pendapatan, tetapi juga mempertimbangkan risiko apabila transfer dari pemerintah pusat mengalami penurunan.
Menurutnya, memperkuat PAD dan menjaga efisiensi belanja menjadi dua langkah penting agar keuangan daerah lebih mandiri.
“Daerah harus mulai membangun pondasi fiskalnya sendiri."
"Kalau terus bergantung pada transfer, setiap perubahan kebijakan pusat akan langsung memengaruhi kemampuan daerah membiayai pembangunan,” pungkasnya.