Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Janji Balas Dendam Atas Kematian Ali Khamenei

Sabtu 11-07-2026,22:40 WIB
Editor : Didik Eri Sukianto

ISTANBUL, NOMORSATUKALTIM - Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mengatakan, bahwa membalas kematian ayah sekaligus pendahulunya, Ali Khamenei, merupakan tuntutan bangsa dan pasti harus dilakukan.

Menurut laporan penyiaran pemerintah Iran, IRIB dilansir Antara, Sabtu, 11 Juli 2026, pernyataan itu disampaikan dalam sebuah pesan yang dibacakan pada upacara pemakaman mendiang pemimpin tertinggi tersebut.

“Kami berjanji untuk membalas darah Anda yang tak berdosa serta seluruh para syuhada dalam 2 perang ini dari para pembunuh yang kriminal dan tidak terhormat,” kata Mojtaba Khamenei dalam pesannya.

Ali Khamenei dimakamkan pada Kamis di Makam Imam Reza di Kota Mashhad, Iran timur laut, yang menandai berakhirnya rangkaian upacara pemakaman selama sepekan.

BACA JUGA: Iran Luncurkan 10 Rudal Balistik ke Pangkalan Militer AS, Yordania Cegat Delapan Rudal

Diketahui, Ali Khamenei tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari, yang kemudian oleh Iran melalui serangan balasan.

Menurut laporan The Wall Street Journal pada Kamis, 9 Juli 2026, Israel baru-baru ini membagikan intelijen kepada AS yang menuduh Iran menyusun rencana baru untuk membunuh Presiden AS Donald Trump.

Dalam unggahan di platform Truth Social pada Jumat, 10 Juli 2026, Trump mengancam akan meluncurkan ribuan rudal ke Iran jika Teheran mencoba membunuhnya.

Adapun pada Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri perang yang dimulai pada akhir Februari serta membuka jalan menuju perjanjian damai yang lebih permanen.

BACA JUGA: Trump Benarkan AS Serang Sejumlah Target di Iran, Kemenlu: Ini Pelanggaran Berat Terhadap Piagam PBB

Nota kesepahaman tersebut menyerukan penghentian segera pertempuran di semua front, pencabutan blokade laut AS terhadap Iran, serta pembukaan kembali Selat Hormuz.

Namun, meski ada kesepahaman, kedua pihak kembali saling melancarkan serangan pekan ini terkait lalu lintas pelayaran komersial di Selat Hormuz.

AS menyerang sejumlah target di Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan menargetkan aset-aset AS di berbagai wilayah kawasan.

Kategori :