Ismed Kosasih. (m4/Disway Kaltim) Samarinda, DiswayKaltim.com - Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda masih mencari keberadaan warga yang masuk dalam klaster magetan. Saat ini Diskes baru menghimpun 28 orang. Hal tersebut diungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Samarinda dr Osa Rafshodia. Ia mengatakan terkait data klaster Magetan di Samarinda baru terhimpun sebagian. Namun 28 orang yang berhasil ditemukan itu belum menunjukan tugas telah usai. Diseks masih terus mencari data valid keberadaan cluster asal Samarinda di Pondok Pesantren Al-Fatah di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. "Belum selesai, karena susah dihubungi. Kalau data sementara itu ada 28, tapi itu belum selesai pendataan," ujar dr Osa. Saat disinggung apa yang akan dilakukan Diskes Samarinda saat semua data cluster Magetan terkumpul, ia belum bisa berkomentar banyak. Diskes lanjutnya masih fokus lakukan pendataan. Setelah selesai baru akan dirapatkan langkah apa yang akan diambil. Diskes pun lakukan rapid test Sabtu (26/4) lalu. Namun hasilnya belum bisa ketahuan dalam waktu dekat. Senada, Pelaksana tugas (plt) Kepala Diskes Samarinda Ismed Kosasih menuturkan bahwa belum semuanya terdata. Dr Ismed juga mengatakan jika semuanya sudah terdata, maka akan segera dilakukan rapid test. "Kalau yang sudah dirapid test tadi belum ada yang positif. Memang belum semuanya datang," terangnya. Mengenai jumlah berapa orang yang dilakukan rapid test, Ismed pun belum . Tapi untuk sementara hasilnay negatif. Karena itu diskes pun tidak ingin menambah jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) atau pun orang dalam pemantauan (ODP) sekali pun. (m4/boy)
Hasil Klaster Magetan Sementara Negatif
Minggu 26-04-2020,21:28 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,21:50 WIB
Ubah Kardus Bekas Jadi Uang, Pertamina Dorong Bank Sampah Askit Balikpapan Ciptakan Lingkungan Bersih
Kamis 05-11-2026,05:59 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 5 November 2026, Cek di Sini!
Rabu 04-11-2026,22:52 WIB
Pengamat Singgung Ancaman Kedaulatan Negara, Soroti Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden RI
Rabu 04-11-2026,22:15 WIB
Helikopter TNI Kecelakaan Saat Padamkan Karhutla di Seruyan, 2 Orang Meninggal Dunia
Rabu 04-11-2026,22:53 WIB
Anggaran Terbatas, Penanganan Banjir di Samarinda Butuh Dukungan Pemerintah Provinsi Kaltim
Terkini
Kamis 05-11-2026,18:59 WIB
DPPKB Samarinda Berikan Pendampingan Selama Satu Tahun
Kamis 05-11-2026,18:11 WIB
Pemkot Samarinda Bidik Kemandirian Ekonomi dan cegah Stunting
Kamis 05-11-2026,17:31 WIB
Pemkab PPU Dorong Otorita IKN Ambil Alih Aset Jalan di Sepaku, Maksimalkan Perbaikan Akses Warga
Kamis 05-11-2026,17:01 WIB
Tekan Risiko Penularan HIV/AIDS, Pemkab Paser Usulkan Pembentukan Tim Penanggulangan
Kamis 05-11-2026,16:31 WIB