MAKASSAR, NOMORSATUKALTIM - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Universitas Hasanuddin melakukan penjajakan implementasi produk riset kampus, khususnya pengembangan kendaraan listrik yang dinilai relevan dengan konsep IKN sebagai kota hijau dan cerdas.
Direktur Sarana Prasarana Dasar IKN, Cakra Nagara menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah produk inovasi Unhas, salah satunya kendaraan listrik yang dikembangkan oleh tim kampus.
Menurut dia, proses ini penting untuk memastikan kesiapan teknologi sebelum diterapkan di kawasan IKN. “Kami melakukan penjajakan terkait berbagai inovasi yang dihasilkan Unhas, termasuk kendaraan listrik ini. Intinya, kami ingin melihat apakah produk riset ini bisa diterapkan atau tidak," ujarnya dikutip dari Antara, Minggu, 10 Mei 2026.
"Sekarang kami ingin mendorong realisasi yang sifatnya nyata, bukan hanya berhenti pada riset,” lanjut Cakra Nagara.
Dia menjelaskan, konsep pembangunan IKN yang mengusung green city dan smart building membutuhkan dukungan teknologi yang adaptif, ramah lingkungan, dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Unhas, Prof Muhammad Isran Ramli menjelaskan, pengembangan kendaraan listrik merupakan bagian dari program strategis universitas yang telah dimulai sejak tahun lalu.
Unhas membentuk tim khusus pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari penguatan inovasi kampus berdampak.
Unhas telah meluncurkan 3 jenis kendaraan listrik, yakni shuttle car, executive car, dan clean car untuk pengangkut sampah.
"Salah satu sasaran kampus berdampak adalah bagaimana hasil hilirisasi riset Unhas dapat digunakan oleh instansi mitra, pemerintah, industri, maupun dunia usaha,” jelas Prof Isran.