KNPI Kukar Dorong Pelibatan Pemuda dalam Program Lintas OPD, Bukan Hanya Dispora

Rabu 22-04-2026,22:30 WIB
Reporter : Rahmat Pratama
Editor : Didik Eri Sukianto

KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM — Ketua DPD KNPI  Kutai Kartanegara (Kukar), Rian Tri Saputra mendorong agar organisasi kepemudaan dilibatkan secara aktif dalam berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang dijalankan organisasi perangkat daerah (OPD) di Kukar.

Hal itu disampaikan Rian usai mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Kutai Kartanegara dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Rabu, 22 April 2026.

Menurut Rian, DPRD dan Dispora telah mendengarkan secara langsung kondisi serta kebutuhan ril yang dihadapi organisasi kepemudaan di lapangan. Ia mengapresiasi respons tersebut sebagai langkah awal membangun sinergi yang lebih baik.

“Alhamdulillah DPRD sudah mendengarkan kondisi nyata di lapangan, begitu juga Dispora sudah memahami harapan kami,” ucap Rian.

BACA JUGA: DPRD Kukar Siap Libatkan Swasta untuk Dukung Atlet Porprov

Namun demikian, dia menilai selama ini urusan kepemudaan masih cenderung dibebankan hanya kepada Dispora.

Padahal, banyak OPD lain yang memiliki program pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM yang relevan dengan pengembangan pemuda.

“Menjadi tidak adil jika urusan kepemudaan hanya diampu Dispora. Ada program di Dinas Tenaga Kerja dan OPD lain yang seharusnya juga melibatkan pemuda,” tuturnya.

Rian menegaskan pentingnya membangun komunikasi lintas OPD agar organisasi kepemudaan seperti KNPI, Karang Taruna, dan lembaga kepemudaan lainnya dapat dilibatkan dalam pelaksanaan program-program tersebut.

BACA JUGA: Tangani Kemiskinan, Bupati Kukar Gunakan Pendekatan BLT dan Pemberdayaan

Ia juga meminta DPRD untuk memfasilitasi pertemuan dengan OPD teknis yang memiliki program pengembangan SDM, guna memastikan adanya kolaborasi yang lebih inklusif.

“Kami minta DPRD mengundang OPD teknis terkait agar program peningkatan kapasitas SDM bisa melibatkan kepemudaan secara langsung,” tegasnya.

Menurut Rian, keterlibatan pemuda di Kukar dalam pembangunan merupakan hal penting, mengingat selama ini generasi muda kerap disebut sebagai penerus bangsa, namun belum sepenuhnya dilibatkan dalam program nyata.

“Sering kita dengar pemuda adalah penerus bangsa, tapi kalau tidak dilibatkan dalam kegiatan pembangunan, itu menjadi kontradiktif,” ujarnya.

BACA JUGA: Sebanyak 204.997 Tercatat sebagai Peserta JKN di Kukar, 17 Ribu Peserta BPJS Kelas 3 Tidak Aktif

Kategori :