Andi Harun Akui Ekonomi Samarinda Melambat

Rabu 01-04-2026,07:59 WIB
Reporter : Ari Rachiem
Editor : Hariadi

Angka kemiskinan mengalami penurunan dari 4,30 persen menjadi 3,45 persen, sementara tingkat pengangguran juga menurun dari 5,75 persen menjadi 5,31 persen, yang mencerminkan adanya perbaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

BACA JUGA: Khawatir Terjadi Inflasi, Pemkot Samarinda Gerak Cepat Bangun Ulang Pasar Segiri

BACA JUGA: Tarif Air Bersih Samarinda Direncanakan Naik Bertahap di 2026

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Samarinda mencapai angka 83,53 dan menjadi yang tertinggi di Kalimantan Timur, bahkan melampaui capaian nasional, yang menunjukkan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara umum.

Namun demikian, perlambatan pertumbuhan ekonomi menjadi catatan penting dalam laporan tersebut. Setelah sebelumnya sempat mencapai 8,66 persen pada tahun sebelumnya, laju ekonomi pada 2025 justru mengalami penurunan.

“Dari sini kita bisa melihat bahwa kebijakan efisiensi telah berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah,” jelas Andi Harun.

Ia menjelaskan bahwa pelemahan terjadi pada sejumlah sektor utama seperti konstruksi, pertambangan, dan keuangan, yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda.

Kategori :