Pengunjung Museum Mulawarman Tembus 700 Orang Per Hari Selama Libur Lebaran

Selasa 24-03-2026,21:03 WIB
Reporter : Ari Rachiem
Editor : Didik Eri Sukianto

KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM – Kunjungan wisata ke Museum Mulawarman mengalami peningkatan signifikan selama periode libur Lebaran.

Lonjakan jumlah pengunjung tersebut terlihat jelas dibandingkan hari biasa, di mana rata-rata kunjungan hanya berkisar antara 100 hingga 150 orang per hari.

“Pada musim libur Lebaran ini, jumlah pengunjung meningkat cukup tajam dibanding hari biasa, rata-rata mencapai 500 hingga 700 orang per hari,” ungkap Kepala Tata Usaha UPTD Museum Mulawarman, Sugiyono, Selasa, 24 Maret 2026.

Ia menjelaskan, bahwa peningkatan ini tidak hanya terjadi pada akhir pekan, melainkan merata sepanjang masa libur Lebaran.

BACA JUGA: 4.262 Wisatawan Menyeberang ke Derawan-Maratua dari Dermaga Sidayang, Tak Ada Antrean dan Penumpukan

BACA JUGA: 1.024 Wisatawan Padati Museum Sadurengas selama Libur Lebaran 2026

Hal ini, katanya, menunjukkan bahwa museum semakin diminati sebagai destinasi wisata alternatif yang memberikan nilai edukasi bagi pengunjung dari berbagai kalangan usia.

Menariknya, pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari wilayah Kutai Kartanegara maupun Kalimantan Timur, melainkan juga dari luar pulau hingga mancanegara.

Untuk menunjang kenyamanan dan pengalaman pengunjung, pengelola museum melakukan sejumlah pembenahan, termasuk perubahan tata letak pameran agar suasana di dalam museum terasa lebih segar dan tidak monoton.

Perubahan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan alur kunjungan serta penataan visual koleksi, sehingga setiap ruangan mampu memberikan pengalaman yang berbeda dan lebih hidup, sekaligus memudahkan pengunjung dalam memahami narasi sejarah yang disajikan.

BACA JUGA: Momen Idulfitri, Beras Basah Tidak Terlalu Ramai, Pengunjung Keluhkan Mahalnya Kocek ke Sana

BACA JUGA: Festival Lomplai Wehea 2026 Dibuka, Pemkab Kutim Bidik 12 Ribu Pengunjung Tahun Ini

Kehadiran kios informasi ini dinilai mampu meningkatkan interaksi antara pengunjung dengan materi sejarah, karena informasi yang disampaikan lebih rinci dan mudah diakses.

Sehingga, pengalaman belajar menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan.

Tak hanya melakukan pembaruan secara fisik, Museum Mulawarman juga mulai bertransformasi ke arah digital dengan meluncurkan situs web resmi https://www.museummulawarman.org/ yang dapat diakses oleh masyarakat luas.

Kategori :