SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Pemkot Samarinda menegaskan stok LPG 3 kilogram menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) aman.
Meski begitu, Pemkot juga akan menelusuri adanya dugaan permainan distribusi, yang menyebabkan selisih berat pada tabung yang ditemukan di lapangan.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, mengatakan temuan selisih berat tabung LPG 3 kg bukan semata-mata diakibatkan pengurangan isi.
Tetapi bisa terjadi karena kondisi tabung bekas yang berbeda-beda.
“Tabung itu kan beratnya 15,1 kilogram. Karena tabung yang beredar adalah tabung bekas, bisa saja masih ada sisa gas atau faktor lain. Ini yang nanti akan kami koordinasikan dengan SPBE, termasuk soal pengemasan,” ujar Saefuddin, Rabu 10 Desember 2025.
BACA JUGA:Geliat Ekonomi Muncul di Lahan Eks SPBU Teluk Lerong, Varia Niaga Sebut Sudah Berizin
Meski demikian, ia memastikan ketersediaan LPG 3 kg tetap aman.
Sementara itu, Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Sekretariat Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menambahkan bahwa telah bertemu dengan Pertamina.
Pertemuan ini untuk memastikan pasokan LPG aman sepanjang momentum hari besar keagamaan.
BACA JUGA:Stok Beras Samarinda Jelang Nataru dan Lebaran Dipastikan Aman, Harga Masih Stabil
“Kami minta agar pasokan dan harga benar-benar dijaga. Utamanya pasokan. Biasanya ada penambahan 10 sampai 20 persen untuk menghadapi hari besar keagamaan seperti Nataru,” kata Marnabas.
Ia memastikan Pemkot juga menindaklanjuti temuan Wakil Wali Kota terkait dugaan permainan distribusi di lapangan.
“Ini akan kami cek. Apakah terjadi permainan atau tidak. Satgas pangan juga mulai bergerak melakukan penyelidikan,” ucapnya.
Pemkot sebelumnya telah mengusulkan penambahan kuota LPG ke Pertamina. Namun, usulan itu kembali diminta untuk diperbarui.
Marnabas juga menyebut penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kilogram telah direkomendasikan naik dari Rp 18.000 menjadi Rp 21.000. Samarinda menjadi salah satu daerah yang paling lama tidak menaikkan HET karena pertimbangan distribusi yang dinilai belum stabil.