Pemprov Kaltim Permudah Akses KPR dan KUR bagi MBR dan UMKM, Nol Biaya Admin, Bunga Disubsidi

Rabu 22-10-2025,09:01 WIB
Reporter : Mayang Sari
Editor : Hariadi

Tahun ini, Pemprov Kaltim menyiapkan kuota 1.000 penerima manfaat KUR, masing-masing dengan plafon maksimal Rp10 juta, atau total alokasi senilai Rp10 miliar. Tahun depan, jumlah penerima akan ditingkatkan menjadi 2.000 orang.

“Kalau tahun ini kita alokasikan itu 1.000 orang, maksimal 10 juta per orang berarti 10 miliar ya. Tahun depan insyaallah kita alokasikan untuk 2.000 penerima manfaat,” tambahnya.

Untuk memastikan dana dimanfaatkan sesuai tujuan, Pemprov bekerja sama dengan perguruan tinggi dalam melakukan pembinaan terhadap penerima KUR. Pendampingan dilakukan melalui kegiatan pengabdian masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik mahasiswa.

“Para kreditor ini pembinaannya nanti dari perguruan tinggi. Jadi bentuk dari pengabdian masyarakat kampus adalah melakukan pembinaan kepada penerima KUR supaya investasinya tidak digunakan untuk hal-hal lain,” ucap Sri.

BACA JUGA: Program 1.000 Rumah MBR di Kutim Dimulai Tahun ini, Dibangun 200 Unit

“Tadi kita sarankan supaya KKN tematik itu juga bisa menyasar pendampingan kepada UMKM, khususnya penerima program KUR,” tambahnya.

Salah satu penerima manfaat program KUR adalah Titis Anggraini, pemilik usaha kuliner Titis Kitchen di Samarinda. Ia mengaku terbantu dengan kemudahan pinjaman dari Bankaltimtara.

“Diberi kemudahan terus dari KUR yang pertama untuk membeli alat-alat usaha. Kemudian saya pinjam lagi untuk merenovasi dapur produksi. Alhamdulillah, dari Bank Kaltim ini diberi kemudahan. Usaha semakin berkembang sampai sekarang,” tutur Titis.

Titis telah dua kali menerima fasilitas KUR, masing-masing senilai Rp120 juta dan Rp150 juta. Ia memanfaatkan dana tersebut untuk memperluas kapasitas dapur dan membeli peralatan produksi.

BACA JUGA: BRI Dipercaya Salurkan FLPP Sebanyak 25 Ribu Unit Rumah bagi MBR

“Kalau 150 juta itu per bulannya Rp3,3 juta. Nanti tiap bulan turun, jadi ringan,” katanya.

Kini, usaha Titis Kitchen telah mempekerjakan 10 hingga 15 tenaga kerja lepas. Ia berharap program KUR terus berlanjut agar pelaku UMKM lain juga bisa berkembang.

“Alhamdulillah terbantu sekali dengan KUR. Kalau lancar bayarnya, insyaallah bisa naik lagi usahanya,” ujarnya.

Kategori :