PT Pupuk Kaltim memberikan pelatihan kepada nelayan pesisir Bontang. (ist) Bontang, DiswayKaltim.com - PT Pupuk Kaltim kembali melatih para nelayan di Pesisir Bontang. Pelatihan tersebut adalah Pembenihan Ikan Kerapu dan Manajemen Budidaya Keramba Jaring Apung (KJA). Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari. Yakni 25-27 Februari 2020. Bekerjasama dengan Himpunan Pembudidaya Perikanan Kelautan (HPPK) Bontang Kuala. Pelatihan ini dilaksanakan di Sekretariat HPPK Bontang Kuala. Adapun peserta merupakan nelayan binaan dari pesisir Kota Bontang. Seperti Bontang Kuala, Loktuan, Guntung, Pulau Gusung, Malahing, Tihi-tihi, Tanjung Limau dan Selangan. Sedangkan untuk Instruktur dari Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan (BBRBLPP) Gondol Singaraja Bali. Pada kesempatan itu Agus Hermanto selaku perwakilan Manajemen PT Pupuk Kaltim mengatakan, Bontang merupakan kota yang secara geografis terletak di daerah pesisir. Terdiri dari 70 persen lautan dan 30 persen daratan. Luasnya wilayah perairan di Bontang menyimpan potensi sumber daya pesisir yang cukup melimpah. Sehingga patut untuk dikelola bersama dengan baik. "Melalui program CSR, Pupuk Kaltim memiliki mitra binaan yang bergerak di bidang perikanan, seperti nelayan tangkap, pembudidaya rumput laut, teripang dan juga memelihara ikan di dalam keramba. Pada pelatihan kali ini, Pupuk Kaltim yang bekerjasama dengan HPPK Bontang Kuala akan memberikan fasilitas kepada masyarakat Bontang, khususnya Mitra Binaan Pupuk Kaltim. Para peserta akan dibekali materi pelatihan mengenai pemilihan induk, pemijahan, penetasan telur ikan kerapu, produksi pakan alami, pemeliharaan larva ikan dan pengolahan kualitas air," jelasnya. Ia menambahkan, materi pelatihan tersebut diberikan bertujuan untuk mempercepat transfer teknologi dan informasi. Terutama cara pembenihan ikan kerapu dan manajemen budi daya dalam keramba. Juga mendorong peningkatan hasil produksi secara maksimal dan berkelanjutan. Selain itu juga untuk meningkatkan SDM bagi nelayan dan budidaya. "Saya mewakili Jajaran Direksi dan Manajemen Pupuk Kaltim, mengucapkan terima kasih kepada narasumber dan seluruh peserta pelatihan yang hadir pada kesempatan ini. Semoga pelatihan ini dapat mendorong dan mengembalikan semangat usaha nelayan pesisir, khususnya budidaya ikan," ungkapnya. Sementara itu Kabid Perikanan Tangkap dan Budidaya Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kota Bontang Syamsu Wardi mengatakan, rekan-rekannya untuk memperoleh materi pelatihan yang sama harus berangkat ke Bali terlebih dahulu. Untuk itu ia berpesan kepada peserta pelatihan, agar ilmu yang diberikan selama pelatihan tidak disia-siakan. "Mari kita praktekkan ilmu dari pelatihan ini bersama-sama," sebutnya. Kemudian Jusman yang merupakan peserta dari warga Selambai Loktuan mengaku bersyukur bisa mengikuti kegiatan pelatihan tersebut. " Kami bangga dengan Pupuk Kaltim yang telah bermitra dengan kami selama 3 tahun. Jaya selalu Pupuk Kaltim," ucapnya. (adv/fah/boy)
Pupuk Kaltim Beri Pelatihan Nelayan Pesisir Bontang
Jumat 28-02-2020,09:13 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 21-02-2026,10:30 WIB
Jalan Utama 3 Kampung di Jempang Kubar Rusak, Warga Desak Perbaikan Permanen
Sabtu 21-02-2026,07:03 WIB
Dari Coba-Coba jadi Gaya Hidup, Adelina Buktikan Padel Bukan Olahraga Fomo
Sabtu 21-02-2026,08:00 WIB
Akademisi Unmul Kritisi Dinas Kelola Ternak Ayam di Paser: Bukan Tupoksinya
Sabtu 21-02-2026,10:00 WIB
MotoGP Australia Resmi Hijrah ke Sirkuit Jalanan, Philip Island Dicoret Mulai 2027
Sabtu 21-02-2026,14:16 WIB
Perusahaan Sepakat Perbaiki Jalan Bentian Besar Kutai Barat
Terkini
Sabtu 21-02-2026,22:35 WIB
Kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade, Ekspor Tekstil RI ke AS Kini Nol Persen
Sabtu 21-02-2026,21:54 WIB
Bagikan Takjil Ramadan, Polsek Bongan Kutai Barat Bangun Kebersamaan dan Tingkatkan Kepercayaan Publik
Sabtu 21-02-2026,21:29 WIB
Novel Samuel di Wattpad Diadaptasi ke Layar Kaca, Fadi dan Saskia Akui Tertekan Perankan Tokoh
Sabtu 21-02-2026,21:07 WIB
Ngamuk Soal Tarif Impor Dibatalkan, Trump Sebut Mahkamah Agung AS Memalukan
Sabtu 21-02-2026,20:32 WIB