Pencarian Korban Tertimbun Longsor di Lempake Dilanjutkan Besok

Senin 12-05-2025,20:57 WIB
Reporter : Mayang Sari
Editor : Didik Eri Sukianto

BACA JUGA: Banjir Terjang SD Negeri 019 Sungai Siring, Lima Ruang Kelas Terendam

Suwarso pun mengimbau kepada pemuda anggota karang taruna di wilayah itu agar ikut membantu dengan memasang lampu penerangan sementara di beberapa titik, baik di jalan menuju tebing dan di atas tebingnya, hingga titik galian pencarian korban.

"Hal ini untuk menandakan titik dugaan korban berada, walaupun tidak ada aktivitas pencarian korban. Serta kemungkinan adanya pergerakan tanah dari atas, jadi gampang disorot," kata Suwarso.

Suwarso telah berkoordinasi dengan pihak PLN agar tetap melalukan penerangan di kawasan itu, terutama di kawasan Gang Bulu Tangkis.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi mengatakan, operasi pencarian dimulai sejak pukul 11.00 Wita dengan mengerahkan dua eskavator dan drone termal.

BACA JUGA: Kesal Jalan Banjir Diterjang Kendaraan Ngebut, Warga Samarinda Hadang Pakai Parang

Berdasarkan data BPBD dan BMKG Samarinda, Curah hujan di Kota Samarinda, khususnya Lempake tercatat 153 mm pada 12 Mei 2025.

Hal ini termasuk kategori hujan sangat lebat pada angka 61,6 mm/hari yang secara merata mengguyur wilayah Samarinda dengan luas 716 km2. Dan ini tergolong cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi sampai 14 Mei 2025 di seluruh Indonesia.

Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas dan menghindari lokasi rawan longsor. Serta mitigasi bencana dengan cara melaporkan segera musibah di lokasinya ke call center 112.

Terutama di kawasan Belimau, Lempake yang masih berpotensi longsor susulan di wilayah itu.

BACA JUGA: Beberapa Wilayah di Berau Masih Dilanda Banjir, Penyaluran Bantuan Logistik Terus Dilakukan

Sementara itu, selain korban yang masih tertimbun, sebelumnya dua korban yang selamat ada Tajudin (45), dan Sarul (22) yang berhasil dievakuasi setelah longsoran terjadi. Mereka mengalami shock dan membutuhkan penanganan medis.

Sedangkan dua korban yang ditemukan dalam proses penggalian adalah seorang ibu dan anak, yakni Hamdana (50) ditemukan pukul 15.10 Wita dan Nasrul (24) ditemukan pukul 16.24 Wita.

Kategori :