Anggota DPRD Kabupaten Nunukan berpose bersama pihak Kemenag Nunukan berpose bersama usai mengkaji Sebatik sebagai pulau santri.(ist) NUNUKAN, DISWAY - Meningkatkan Keimanan dan ketakwaan serta memperkuat kualitas pendidikan di daerah perbatasan, DPRD Nunukan bersama Kementerian Agama Nunukan membahas Raperda tentang Sebatik sebagai pulau santri, Kamis (23/01). Pembahasan dilakukan di Ruang Rapat Ambalat 2, DPRD Nunukan dipimpin Ketua Bapemperda, Nursyam. Menurut Nursyam, hasil reses DPRD Nunukan ke Pulau Sebatik bersama, masyarakat banyak mengusulkan untuk dapat diperdakan Sebatik sebagai pulau santri. Sementara Kepala Kemenag Nunukan, Saleh menuturkan, Pulau Sebatik paling banyak menyumbang persentasi santri. "Dengan pertimbangan itu, pihaknya memutuskan Sebatik cocok menjadi pulau santri," katanya. "Mudah-mudahan Sebatik sebagai pulau santri akan menjadi lebih baik. Semoga pertumbuhan pesantren di Sebatik dapat lebih berkembang," harapnya. Semua itu, katanya, perlu dukungan dari masyarakat, terutama anggota DPRD Nunukan. Dikatakan, dengan terbentuknya pulau santri, warga lebih paham tentang kaidah-kaidah Islam terutama toleransi dan moderasi beragama. (RLS)
DPRD Dukung Pulau Santri dengan Perda
Jumat 24-01-2020,15:35 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,21:01 WIB
Bupati Kukar Sayangkan Fraksi PDIP Walk Out Saat Penyampaian KUA-PPAS 2027
Selasa 28-07-2026,14:36 WIB
Baru Setahun Terbentuk, Push Bike Paser Sabet Prestasi di Mahakam Runbike Race 2026
Selasa 28-07-2026,16:07 WIB
Jelang Masa Pensiun, 250 ASN Kukar Ikuti Sosialisasi Taspen dan Literasi Keuangan
Selasa 28-07-2026,15:01 WIB
Pelaku Pencurian Mobil Pikap di Paser Ditangkap saat Kabur ke Balikpapan
Selasa 28-07-2026,18:30 WIB
Fraksi PDIP Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027, DPRD Kukar Pastikan Pembahasan Tetap Berlanjut
Terkini
Rabu 29-07-2026,12:50 WIB
Belajar dari Selat Malaka, Oman Sampaikan Proposal ke Iran untuk Mengelola Bersama Selat Hormuz
Rabu 29-07-2026,12:00 WIB
Bupati Pemalang Terciduk OTT KPK, 2 Pekan Setelah Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi
Rabu 29-07-2026,11:00 WIB
Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Terdampak Gempa M 7,1 di Jepang
Rabu 29-07-2026,10:31 WIB