BEKERJA di dunia perbankan memang memiliki tantangan yang luar biasa. Berbagai kesulitan sering dihadapi oleh setiap bankers. Itu yang dikatakan Vita Wijayanti Najib. Saat ini, Vita bekerja di salah satu bank swasta internasional di Bumi Batiwakkal sejak 2016. Awal mula kariernya, sebagai seorang customer service. Di mana pekerjaan itu melatih untuk selalu memberikan pelayanan yang experience kepada seluruh nasabah. Dirinya mengaku sangat menikmati pekerjaannya saat ini. Menurutnya, ini merupakan berkah dan amanah dari Tuhan untuk dijalankan. Vita terus beritikad, bahwa di manapun bekerja, harus bisa memberikan lebih dari yang perusahaan harapkan. “Saya tidak ingin mengecewakan perusahaan dan nasabah,” katanya kepada Disway. Belajar dari kesalahan dan pengalaman, selalu menjadi patokan utamanya agar menjadi lebih baik dari hari kemarin. Ia saat ini memberanikan diri untuk keluar dari zona nyamannya, ketika bekerja sebagai seorang customer service. “Maka saat ada kesempatan ke personal financial advisor, saya ambil meskipun saya tahu risiko,” ujarnya. Alasannya bertahan di dunia perbankan, ialah tantangan. Jika pekerjaan itu dilakukan dengan amanah dan ikhlas, apapun rintangannya tidak akan menjadikan seseorag lemah dalam melakukan pekerjaan. “Lebih bagaimana saya bisa kasih solusi terbaik baik untuk diri sendiri aja sih kuncinya,”ungkapnya Wanita kelahiran Malang, 20 Juli 1988 ini mengaku, bangga dan merasa beruntung bekerja di perbankan. Disebutkannya, karena basic perusahaan yang mencakup skala internasional dan jenjang kariernya sangat jelas. “Itu terbuka untuk siapa saja yang berusaha, saya jalani pekerjaan ini, like play the games. You must be winner everything you do! keep positive thinking,”katanya. Lanjutnya, semua ini berkat doa orangtua, serta usaha dan support para leader. Ia berhasil membawa nama cabang Tanjung Redeb, Berau dalam kompetisi My Bank Grup. Dalam kompetisi tersebut dirinya mengalahkan kandidat dari seluruh cabang yang tersebar di 28 negara. “Alhamdulillah kemarin kami berhasil membawa nama cabang Tanjung Redeb menjadi juara satu tingkat internasional,”tuturnya. “Saat ini amanah baru buat saya sebagai leader di cabang Tanjung Redeb. Satu hal yang dapat saya sampaikan, kesuksesan dan rezeki tidak akan memandang dari latar belakang seseorang, tapi ada kesempatan untuk siapa saja yg mau berusaha dan berdoa,”ungkapnya. Vita mengatakan, apapun dilakukannya jangan mengharap selalu mengharapkan imbalan dari manusia. Ubahlah pandangan dan gapai mimpimu untuk bentuk ibadah kepada tuhanmu dan bentuk bakti kepada orangtuamu. Walaupun telah sukses dalam dunia perbankan, Vita juga membuka peluang usaha kecil-kecilan dengan berjualan cake. “Saya juga 4 bulan ini menjalani bisnis street food brownies lava,”pungkasnya. (*/fst/app)
Belajar dari Pengalaman
Rabu 11-12-2019,12:48 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,11:00 WIB
Kualitas di Atas Angin, Timnas Indonesia Dilarang Kalah di Laga Perdana Piala AFF 2026
Senin 27-07-2026,19:30 WIB
Produksi Batu Bara Kaltim Naik Jadi 308,67 Juta Ton, Tertinggi dalam 5 Tahun
Senin 27-07-2026,10:02 WIB
RSUD Kudungga Raih Predikat Bersih dari Korupsi, Nilai SPAK 99,87
Senin 27-07-2026,15:08 WIB
Jadi Kota Industri, 267 TKA Memilih Kerja di Bontang
Senin 27-07-2026,08:30 WIB
SMRC: Kepuasan Publik Terhadap Prabowo Merosot dalam 9 Bulan Terakhir
Terkini
Selasa 28-07-2026,06:04 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 28 Juli 2026, Cek di Sini!
Senin 27-07-2026,22:40 WIB
Tolak Seruan Denuklirisasi dari Forum Regional ASEAN, Korea Utara: Tidak Lebih dari Upaya yang Bodoh
Senin 27-07-2026,22:05 WIB
Tiga Dekade Kudatuli, Budiono: Demokrasi Tak Boleh Kembali Dibatasi
Senin 27-07-2026,21:30 WIB
Pengamat Soroti Dampak Mundurnya Perry Warjiyo dari Gubernur BI
Senin 27-07-2026,21:01 WIB