Ilustrasi: Petugas menunjukkan sampel emas batangan di Butik Emas Logam Mulia, Jakarta, Senin (9/12/2019). Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Senin (9/12) Rp 744.000 per gram, turun Rp 3.000 dibandingkan harga emas pada Minggu (8/12). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA) Chicago, DiswayKaltim.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun tipis pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Karena investor beralih ke penjualan teknis, setelah logam mulia mengalami kerugian besar di sesi sebelumnya. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari turun 0,2 dolar AS atau 0,01 persen menjadi ditutup pada 1.464,9 dolar AS per ounce. Kemerosotan emas lebih lanjut tertahan oleh pelemahan dolar AS dan penurunan saham-saham di Wall Street, setelah naik signifikan pada akhir pekan lalu karena laporan pekerjaan positif mengangkat sentimen investor. Dolar AS mundur kembali pada Senin (9/12/2019) di tengah penguatan pound Inggris, setelah sebuah jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa Partai Konservatif yang berkuasa memperoleh keunggulan untuk pemilihan Inggris mendatang pada Kamis (12/12/2019). Ketika dolar AS melemah, emas yang dihargakan dalam dolar AS biasanya naik karena menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya. Demikian pula saham-saham AS. merosot pada Senin (9/12/2019) terseret kejatuhan saham raksasa teknologi Apple turun, dengan tiga indeks acuan utama melemah. Ketika pasar ekuitas melemah, emas sebagai salah satu aset safe haven menjadi lebih menarik karena para investor mengalihkan investasi mereka dari aset-aset berisiko seperti saham. Adapun logam mulia lainnya, perak pengiriman Maret naik 4,6 sen atau 0,28 persen, menjadi ditutup pada 16,642 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan Januari turun 0,4 dolar AS atau 0,04 persen, menjadi 898,5 dolar AS per ounce. Harga emas berjangka turun tajam lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Jumat (6/12/2019), karena data pekerjaan Amerika Serikat yang lebih baik dari perkiraan mengangkat indeks acuan saham utama dan dolar AS. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari jatuh sebanyak 18,00 dolar AS atau 1,21 persen, menjadi menetap di 1.465,10 dolar AS per ounce, setelah sehari sebelumnya meningkat 0,20 persen. Indeks-indeks acuan saham Amerika Serikat naik signifikan pada perdagangan Jumat (6/12/2019) karena laporan pekerjaan positif mengangkat sentimen investor. Dolar AS juga menguat terhadap rival utamanya didorong oleh data pekerjaan yang lebih kuat dari perkiraan. (an/eny)
Emas Berjangka Turun Tipis Akibat Penjualan Teknis
Selasa 10-12-2019,11:14 WIB
Reporter : Benny
Editor : Benny
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 02-03-2026,21:01 WIB
SMAN 1 Balikpapan Wakili Kalimantan di Turnamen Basket Nasional Rajawali Cup 2026
Senin 02-03-2026,15:19 WIB
Bubur Baqa Khas Samarinda Seberang jadi Primadona Berbuka Puasa di IKN
Senin 02-03-2026,19:12 WIB
CV Afisera Beberkan Kronologi Pengadaan hingga Pengembalian Mobil Dinas Gubernur Kaltim Senilai Rp8,5 Miliar
Senin 02-03-2026,11:00 WIB
Terdampak Perang, Ribuan Jamaah Umrah Indonesia Tertahan di Arab Saudi, Kemenhaj: Kami Terus Berkoordinasi
Senin 02-03-2026,17:28 WIB
Abisar Kritis Tanpa Jaminan Kesehatan, Bocah Korban Diterkam Buaya di Bontang
Terkini
Selasa 03-03-2026,09:00 WIB
Pemprov Kaltim Tetapkan Skema Pengembalian Mobil Dinas Gubernur, Ditarget Tuntas 14 Hari
Selasa 03-03-2026,08:32 WIB
Fabio Lefundes Keluhkan Kendala saat Official Training, Jelang Laga Borneo FC Kontra Persija Jakarta
Selasa 03-03-2026,08:00 WIB
Data Tak Terpusat, Pemerintah Akui Sulit Lacak Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi
Selasa 03-03-2026,07:00 WIB
PSSI Belum Putuskan Tuan Rumah Piala AFF U-17, Kaltim Tetap Masuk Opsi
Selasa 03-03-2026,06:00 WIB