Pelatihan kerajinan tangan di Kecamatan Segah, dalam upaya menghidupkan kembali kerajinan tangan berbahan dasar rotan.(HUMAS) TANJUNG REDEB, DISWAY - Siapa yang menyangka, kalau Rotan tanaman berduri yang tumbuh subur di wilayah pedalaman Kecamatan Segah, menjadi bahan baku pembuatan beberapa suvenir, yang harganya tidak kalah dengan beberapa produk dari luar daerah. Produk-produk kerajinan tangan ini pun ditampilkan dari 13 kampung pada acara penutupan Pelatihan Kerajinan Tangan PKK kecamatan yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Segah pekan lalu. Camat Segah Eben Eser Hutauruk menyampaikan, pemerintah kecamatan merespons apa yang menjadi program ibu-ibu PKK yang telah terbentuk di 13 kampung ini. Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan pelatihan selama 12 hari, dengan narasumber dari kelompok Nangun Jaya dari Kutai Barat. “Pada intinya kami merespon apa yang menjadi program PKK kecamatan dan kampung, untuk mewujudkan pada peningkatan ekonomi dan SDM,” jelasnya. Besar harapannya kegiatan ini ada peningkatan ekonomi dari masyarakat khususnya ibu-ibu dalam mengisi waktu senggangnya. Sehingga kegiatan ini dapat mengambil positif sebagaimana program pemerintah dalam peningkatan SDM, dimana bahan-bahan dasarnya semua ada dikecamatan Segah. Ini yang kami gelar adanya pelatihan kerajinan tangan. “Tahun depan kami akan agendakan kembali, dengan melatih pembuatan batik khas, jadi tidak hanya kerajinan dari rotan saja,” urainya. Ditempat yang sama, Ketua PKK Segah Herni Bith mengungkapkan pelatihan ini akan menjadi bekal bagi ibu-ibu dari 13 kecamatan yang nantinya dapat ditularkan kepada generasi-generasi muda dikampung. Sehingga ilmu yang didapat bisa terus berlanjut, sehingga produk-produk kerajinan tangan berupa Tas Uwai asal Kecamatan Segah ini dapat lebih dikenal banyak orang. Besar harapannya, ada perhatian dari pemerintah daerah, salah satunya dengan memberikan dukungan berupa mesin jahit dan raut untuk beberapa kampung. sehingga akan lebih mempermudah dalam membuat tas bermotif unik berbahan baku Rotan ini. “Saat ini masih tahap manual, kami harap ada perhatian pemerintah,” ungkapnya. Penutupan pelatihan kerajinan tangan PKK Kecamatan Segah ini ditandai dengan penyerahan sertifikat kepada 13 perwakilan kampung oleh Camat Eben Eser Hutauruk bersama Ketua PKK Herni Bith. Serta dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata oleh Ketua Nangun Jaya Nico Demus kepada camat Segah. (hms5/app)
Hidupkan Kembali Kerajinan Tangan Rotan
Kamis 05-12-2019,11:46 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 18-03-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 18 Maret 2026, Cek di Sini!
Selasa 17-03-2026,21:00 WIB
Harga Ayam di Pasar Barong Tongkok Kutai Barat Masih Stabil Jelang Idulfitri
Selasa 17-03-2026,21:28 WIB
Bertahun-tahun Mitra, DPRD Balikpapan Minta Driver Diangkat Jadi Karyawan
Selasa 17-03-2026,20:30 WIB
Jelang Arus Mudik Lebaran, Polresta Samarinda Petakan Titik Rawan Kepadatan Kendaraan di Sejumlah Daerah
Selasa 17-03-2026,22:32 WIB
Kepala BGN Sebut Akan Efisiensi Anggaran MBG, Tutup Celah Penyalahgunaan
Terkini
Rabu 18-03-2026,20:03 WIB
Polres Paser Bongkar Jaringan Pengedar Obat Keras, Ribuan Butir Pil Yarindo Gagal Edar
Rabu 18-03-2026,19:32 WIB
Usai Rute Berau–Tarakan, Dishub Bidik Jalur Laut ke Sulawesi dari Dermaga Teluk Sulaiman
Rabu 18-03-2026,19:03 WIB
Selama Libur Lebaran, Sekda PPU Minta ASN Tetap On Call
Rabu 18-03-2026,18:29 WIB
Pasar Tradisional Dinilai sebagai Kunci Ekonomi, DPRD Kutai Barat Minta Perhatian Serius
Rabu 18-03-2026,17:55 WIB