TANJUNG SELOR, DISWAY - Meningkatkan pelayanan kesehatan di Kaltara, Pemprov Kaltara akan membangun Rumah Sakit Tipe B di Tanjung Selor. Rencananya, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie dalam waktu dekat akan bertemu dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto untuk melakukan audiensi terkait rencana pembangunan rumah sakit tersebut. Informasi tersebut diperkuat dengan bertemunya Kepala Dinas Kesehatan Kaltara, Usman dengan Menkes RI Terawan Agus Putranto dalam acara penguatan koordinasi pusat dan daerah dalam rangka pelaksanaan program prioritas pembangunan kesehatan di Kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Jumat malam (29/11). Selain penguatan koordinasi antara pusat dengan daerah terkait dengan pelaksanaan program prioritas pembangunan kesehatan, pertemuan juga membahas pencegahan dan penanganan kecurangan (fraud) serta sanksi administrasi terhadap kecurangan (fraud) dalam pelaksanaan program jaminan kesehatan. “Alhamdulillah tidak hanya bertemu dengan Menkes, telaah kita juga sudah masuk di kementerian. Artinya pertemuan gubernur dengan Menkes RI terjadwal di kementerian. Dan akan segera dijadwalkan," ungkap Usman. Dikatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi awal dengan Kemenkes terkait rencana pembangunan RS Tipe B di ibukota provinsi. Dari komunikasi awal sudah disampaikan gambaran dan alasan-alasan pembangunan rumah sakit, dan pihak kementerian merespons baik hal itu. Pihak Kemenkes melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Pelayanan Kesehatan siap untuk membantu pembangunan RS Tipe B Tanjung Selor. Seperti yang dilakukan Kemenkes dalam membantu pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) di Teluk Ambon, Maluku pada 2018. “Selain menyambut baik rencana pembangunan RS TIpe B, Kemenkes siap membantu dengan syarat lahan atau lokasi dimana akan dibangun rumah sakit itu sudah klir,” ungkap Usman yang didampingi Sekretaris Diskes Kaltara, Andarias Basso, seperti dirilis Humas Pemprov Kaltara. Saat ini, guna pembangunan RS Tipe B, telah tersedia lahan seluas 9 haktare di daerah kilometer 4 jalan poros trans Kalimantan. Sesuai dengan masterplan, untuk bangunannya sendiri mencapai 31.581,64 meter persegi. Mendengar penjelasan singkat tersebut, kementerian sangat senang dan siap untuk membantu. Baik itu biaya pembangunan rumah sakit dan alat kesehatan (alkes). Bahkan sumber daya manusia (SDM) untuk tenaga kesehatan juga dibantu Kemenkes. Diperkirakan, untuk pembangunan RS Tipe B Tanjung Selor menghabiskan biaya Rp 600 miliar. Biaya tersebut sudah termasuk dengan alkesnya. Selain harus tersedianya lahan, yang menjadi syarat lain adalah detail rencana pembangunan rumah sakit. Untuk itu, Pemprov Kaltara harus melakukan paparan secara langsung di depan Menkes. “Yang jelas tahun ini bertemu sekaligus melakukan paparan di depan Menkes. Dengan harapan di 2020 sudah masuk dalam perencanaan, sehingga di 2021 sudah dapat dilaksanakan,” tutupnya. (*)
RS Tipe B akan Dibangun di Tanjung Selor
Senin 02-12-2019,13:31 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 17-02-2026,22:08 WIB
Pokja 30 Kritik Pengadaan Mobil Operasional Gubernur Rp8,5 Miliar di Tengah Efisiensi Anggaran
Rabu 18-02-2026,08:30 WIB
Nasib Apes Pemilik Toko Kelontong di Balikpapan, Baru Jadi TKP Pembunuhan Malah Kemalingan
Rabu 18-02-2026,11:58 WIB
Pria Asal Madura Ditemukan Tewas di Rumah Kos Samarinda, Ada Luka di Tangan, Pipi Memar
Rabu 18-02-2026,11:00 WIB
Kumpulan 50 Ucapan Maaf Sebelum Ramadan 2026, Penuh Makna dan Doa
Rabu 18-02-2026,06:02 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 18 Februari 2026, Cek di Sini!
Terkini
Rabu 18-02-2026,21:35 WIB
Belum Ada Parkir Gratis untuk Ojol di RSUD Kudungga Kutai Timur, Manajemen Tunggu Payung Hukum
Rabu 18-02-2026,21:01 WIB
Jelang Ramadan 1447 H, Harga Daging Sapi dan Ayam Potong di Berau Masih Stabil
Rabu 18-02-2026,20:32 WIB
Sebanyak 148 Calon Jamaah Haji PPU Siap Berangkat Mei 2026
Rabu 18-02-2026,19:30 WIB