Akibat rem blong, truk dengan logo PLN menghantam pohon di kawasan perumahan Alaya. (Michael/DiswayKaltim) Samarinda, DiswayKaltim.com – Rem truk mitra PLN blong. Menghantam pohon di kawasan Perumahan Alaya, Selasa (26/11/2019) siang. Tidak ada korban jiwa. Namun kemacetan tak terelakkan. Rudi Sunardi (40) terpaksa membanting arah setir. Spontan, Andi (20) rekannya yang duduk di sebelah kiri langsung melompat ke arah Rudi. Sebelum berangkat, Rudi mengaku kondisi mobil kondisinya layak jalan. "Saya dari pasar Rawah Indah. Rencana kami mau ke Perumahan Citra Land untuk membantu teman pasang tiang listrik. Awalnya remnya bagus saja. Tapi, tiba-tiba, remnya langsung blong. Sebelum jalan saya pasti periksa dulu kondidi mobil yang akan saya pakai," kata Rudi kepada Disway Kaltim, Selasa (26/11/2019). Rudi menyebut sejak 2010 bekerja di salah satu perusahaan yang bekerja sama dengan PLN. Hanya dia yang mengurus mobil setiap hari. "Setiap hari ya saya sendiri yang mengurus truk ini. Kalau menurut saya tidak layak jalan atau ada yang rusak, pasti saya enggak bakal keluar. Saya perbaiki dulu. Bahkan, sebelum kecelakaan ini, saya sempat antar barang. Lewati tanjakan dan turunan. Tapi namanya musibah, siapa yang sangka," jelasnya. Unit Laka Lantas Polsekta Sungai Pinang, Brigpol Yeramel saat di temui di lokasi kecelakaan mengungkapkan truk berada dari arah perumahan Alaya. Pengakuan sopir, remnya blong. Lalu dia nabrak pohon. Melihat kondisi pohon yang ditabrak dan kondisi mobil, Yaramel menyimpulkan kecepatan mobil sekitar 60 hingga 80 kilometer per jam. "Kalau kita liat kehancuran truk. Ini lumayan laju. Untung saja tidak ada pengendara lain di sekitarnya. Jadi tidak ada jatuh korban. Sopir dan kernet hanya luka ringan," pungkasnya. (mic/boy)
Rem Blong, Truk PLN Tabrak Pohon
Selasa 26-11-2019,19:02 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 08-06-2026,06:01 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 8 Juni 2026, Cek di Sini!
Senin 08-06-2026,09:52 WIB
Breaking News! Gempa M7,7 Sulut Picu Tsunami, Kutim dan Berau Masuk Status Waspada BMKG
Minggu 07-06-2026,20:30 WIB
Pemerintah Buka 3.053 Formasi Guru PPPK Sekolah Rakyat Tahun 2026, Begini Cara Melamar
Minggu 07-06-2026,21:00 WIB
SPPG di Bontang Dibatasi 6 Unit, Agus Haris: Bagaimana Nasib Tenaga Kerja dan Investor
Minggu 07-06-2026,20:06 WIB
Diperiksa KPK Lagi, Rita Widyasari Minta Namanya Tidak Terus Dikaitkan dengan Kasus Korupsi
Terkini
Senin 08-06-2026,19:44 WIB
Atasi Krisis Guru Pensiun, Disdikpora PPU Pakai Skema PJLP dan Rotasi Kepala Sekolah
Senin 08-06-2026,19:16 WIB
Wings Air Siap Terbang ke Melak, Pemkab Kutai Barat Optimistis Dongkrak Mobilitas dan Ekonomi Daerah
Senin 08-06-2026,18:50 WIB
Ubah Pengaturan AC, Pemprov Kaltim Klaim Konsumsi Listrik Gedung Bisa Turun 10 Persen
Senin 08-06-2026,18:29 WIB
Terganjal Sengketa Lahan, Proyek Kantor Camat Loa Kulu Mangkrak Sejak Tahun 2013
Senin 08-06-2026,18:00 WIB