Nomorsatukaltim.com - DPP Partai NasDdem berencana mengajukan gugatan praperadilan atas status tersangka yang melekat pada kadernya, Johnny Gerard Plate. Dengan praperadilan, partai besutan Surya Paloh ini memastikan tidak akan mencoret nama Johnny dari daftar bakal calon anggota legislatif yang telah diserahkan ke KPU. "Kalau praperadilan, asumsinya kan masih tetap jalan, sebagai bakal caleg NasDem masih tetap. Artinya dengan asumsi, stand point beliau tak bersalah," ujar Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya, dilaporkan Rol Sabtu (3/6/2023). Pihaknya baru akan mengganti Johnny dengan nama lain jika sekjen NasDem nonaktif itu telah divonis bersalah. Willy menyampaikan, pihaknya akan mengajukan gugatan praperadilan atas tersangka Johnny yang ditetapkan Kejaksaan Agung. Willy membantah kabar yang menyebutkan Johnny akan menjadi justice collaborator alias menjadi saksi pelaku untuk mengungkap detail kasus dugaan korupsi BTS itu. "Kami akan ajukan praperadilan atas status tersangka Johnny, bukan justice collaborator," ujarnya. Willy enggan memastikan apakah gugatan praperadilan itu telah diajukan atau belum. Ia hanya menyampaikan informasi soal praperadilan akan disampaikan di kesempatan lain. Kejaksaan Agung pada Rabu (17/5/2023), menetapkan Johnny Gerard Plate sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI). Nilai kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp 8,32 triliun. Saat ditetapkan sebagai tersangka, Johnny tengah menjabat sebagai Menkominfo dan sekjen NasDem. Johnny saat itu juga sudah didaftarkan NasDem sebagai bakal caleg DPR dengan Dapil NTT I. Beberapa waktu lalu, Badan Pengawas Pemilu angkat bicara ihwal kader Partai NasDem, Johnny Plate, tapi masih berstatus sebagai bakal caleg DPR. Bawaslu menyebut hal itu tidak masalah. Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menjelaskan, berdasarkan UU Pemilu, nama seseorang baru bisa dicoret dari daftar bakal caleg partai politik apabila yang bersangkutan sudah dijatuhi vonis berkekuatan hukum tetap alias inkrah. Adapun status Johnny kini baru tersangka, bahkan kasusnya belum disidangkan. "Johnny tersangka, belum diputus bersalah dan dijatuhi sanksi pidana oleh pengadilan. Jadi tidak masalah," ujar Rahmat Bagja. Meski begitu, Johnny bisa saja mengundurkan diri, atau DPP NasDem menggantinya dengan sosok lain dalam daftar bakal caleg. Pilihan itu berada di DPP NasDem. (*/ Rol)
NasDem Tak Coret Johnny Plate dari Daftar Caleg
Sabtu 03-06-2023,17:01 WIB
Reporter : Rudi Agung
Editor : Rudi Agung
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 02-03-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 2 Maret 2026, Cek di Sini!
Minggu 01-03-2026,22:11 WIB
160 Orang Diperkirakan Tewas dalam Serangan Israel-AS ke Iran, 7 Lokasi di Teheran jadi Sasaran Rudal
Senin 02-03-2026,07:00 WIB
Persiba Balikpapan Vs PSIS Berakhir Tanpa Gol, Diwarnai Drama VAR dan Kartu Merah
Senin 02-03-2026,08:00 WIB
THR ASN Bontang Dipastikan Cair Lebih Awal, PPPK Paruh Waktu Tunggu Petunjuk
Senin 02-03-2026,11:00 WIB
Terdampak Perang, Ribuan Jamaah Umrah Indonesia Tertahan di Arab Saudi, Kemenhaj: Kami Terus Berkoordinasi
Terkini
Senin 02-03-2026,21:31 WIB
Krisis Overkapasitas Lapas Kaltim: 12.600 Napi Berdesakan, Mayoritas Kasus Narkoba
Senin 02-03-2026,21:01 WIB
SMAN 1 Balikpapan Wakili Kalimantan di Turnamen Basket Nasional Rajawali Cup 2026
Senin 02-03-2026,20:37 WIB
Polemik Pengadaan Range Rover Senilai Rp8,5 Miliar, Gubernur Kaltim Minta Maaf di akun Media Sosialnya
Senin 02-03-2026,20:16 WIB
Nelayan Muara Jawa Kukar Hilang di Sungai Tamapole, Perahunya Tenggelam Akibat Cuaca Buruk
Senin 02-03-2026,19:51 WIB