Paser, nomorsatukaltim.com - Beberapa hari terakhir kasus Covid-19 di Kabupaten Paser mengalami peningkatan. Kenaikan signifikan yang terjadi sesuai dengan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim yang dikeluarkan pada 2 November 2022. Dari data tersebut ada 25 kasus terkonfirmasi positif. Dan Paser pun ditetapkan berada di zona kuning. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari anggota Komisi II DPRD Paser, Yairus Pawe. Ia pun meminta semua lapisan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) kembali secara ketat. Meskipun ada sebagian masyarakat yang mengganggap telah melandai. “Covid-19 ini belum berakhir. Semuanya tetap harus menerapkan protokol kesehatan dalam keseharian,” kata Yairus Pawe, Kamis (3/11/2022). Selain itu ia juga meminta agar masyarakat untuk sementara waktu menghindari kerumunan. Juga intensitas sentuhan fisik. Serta mesti menjaga imunitas tubuh. “Semoga dengan kembali menerapkan prokes, kondisi busa kembali melandai dan bisa keluar dari zona kuning,” harap Politisi PDI Perjuangan itu. Selanjutnya kata Yairus, DPRD Paser akan segera memanggil Dinas Kesehatan Kabupaten Paser untuk melakukan pembahasan. “Sehingga segera dapat diambil langkah yang mesti dilakukan. Termasuk juga mengantisipasi kasus yang meningkat. Yang berhubungan dengan daya tampung rumah sakit. Saat ini sudah 25 kasus. Kita semua harus proaktif dalam mencegah penyebaran virus corona,” terangnya. Terpisah, Kepala Bidang Pengendalian dan Penyakit (P2P) Dinkes Paser, dr Ainun Jariah, menuturkan kalau sebelumnya di Paser sempat ditemukan 26 kasus terkonfirmasi positif. Paser pun berada di Kabupaten zona oranye. Sebelumnya sejak akhir Desember 2021, Paser 0 kasus konfirmasi positif. "Jangan dikira nol kasus tidak ada terkonfirmasi positif. Jadi tak pernah terjadi kekosongan kasus, tapi enggak pernah sampai zona oranye," tutur dia. Dengan merebaknya kasus terkonfirmasi Covid-19 akhir-akhir ini di Kaltim, khususnya di Kabupaten Paser ia meminta semua lapisan masyarakat untuk mewaspadai lonjakan kasus dengan selalu menerapkan protokol kesehatan. Sementara untuk ketersediaan vaksin saat ini dikatakannya tidak ada. "Vaksin saat ini memang kosong. Tetapi pada 5 November nanti akan ada pasokan vaksin yang akan diperuntukkan untuk masyarakat guna mencapai 70 persen. Saat ini capaian vaksinasi booster baru 30 persen," tandas dia. (adv/asa)
Zona Kuning, DPRD Paser Ingatkan Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19
Kamis 03-11-2022,19:12 WIB
Reporter : Iklan Marketing
Editor : Iklan Marketing
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 26-09-2026,22:31 WIB
Harga BBM Nonsubsidi Diproyeksikan Naik Oktober, Pakar Sebut Kenaikan Berkisar 5–11 Persen
Sabtu 26-09-2026,20:00 WIB
Percasi Paser Siapkan 12 Atlet Bidik 2 Emas di Porprov Kaltim 2026
Sabtu 26-09-2026,21:50 WIB
Cabor Sepatu Roda Digelar Mulai 2 November, Venue Porprov di Paser Harus Rampung Oktober
Minggu 27-09-2026,07:34 WIB
Kualitas Udara Empat Daerah di Kaltim Per Minggu 27 September Masuk Tidak Sehat, Enam Kategori Sedang
Sabtu 26-09-2026,19:00 WIB
Pasar Tumpah Pringgondani di Teritip Balikpapan Timur, Transaksi Unik Memakai Uang Kayu Dilengkapi Barcode
Terkini
Minggu 27-09-2026,18:30 WIB
Rangkaian Erau Adat Kutai Kartanegara 2026 Berakhir, Bupati Kukar Sebut Belimbur sebagai Penyucian Diri
Minggu 27-09-2026,18:00 WIB
Porsi Sektor Non-Ekstraktif pada PDRB Kutim Terus Menguat hingga 30 Persen
Minggu 27-09-2026,17:30 WIB
100 Bidang Lahan Transmigrasi Desa Suliliran Kabupaten Paser Masuk Program Sertifikasi
Minggu 27-09-2026,17:00 WIB
Antrean BBM Jadi Sorotan, DPRD Kaltim Bakal Temui Pertamina
Minggu 27-09-2026,16:30 WIB