PASER,nomorsatukaltim.com - Jalan penghubung antardesa rusak parah. Yakni di Dusun Sungai Sirang, perbatasan Desa Sebakung dan Desa Sebakung Taka, Kecamatan Long Kali. Dengan ruas sepanjang 1,3 kilometer dan lebar 6 meter, sulit dilalui kendaraan. Mengenai kondisi ini, sebelumnya dua pemerintah desa setempat telah dilakukan hearing dengan DPRD Paser pada September lalu. Berharap dapat segera ditangani karena sudah sangat genting, Apalagi akses satu-satunya antardesa itu. Namun sampai sekarang belum teratasi. Kepala Desa Sebakung, Bakransyah, menuturkan saat hearing diharapkan dalam waktu dekat ada perbaikan. Kemudian disempurnakan atau kualitasnya ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya untuk jangka panjangnya. Baca juga: Jalan Rusak Ganggu Ekonomi Masyarakat Desa Santan Ulu "Kami lihat belum ada perbaikan. Memang dengar kabar ada anggaran sekira Rp 200 jutaan untuk spot jalan Dusun Sungai Sirang," kata Bakransyah dikutip dari Harian Disway Kaltim - Disway News Network (DNN). Dikatakannya peningkatan nanti berupa semenisasi. Ia bilang ada perbaikan yang dilakukan, hanya saja bukan di titik saat dilakukannya hearing. Melainkan di daerah Sebakung IV. Bakransyah pun dibuat kaget. "Bukan arah Dusun Sungai Sirang. Ya pada intinya tidak sesuai dengan apa yang kami bahas di dewan," sebutnya. Dirinya pun telah menyampaikan kepada pihak pemerintah desa Sebakung Taka. Ia menginginkan jika memang hasil dari hearing dapat dikerjakan pada titik yang diadukan. "Jadi bagaimana betul-betul tepat sasaran. Karena yang kami harapkan, jalan yang rusak itu yang diperbaiki bukan yang sudah aspal," jelasnya. Mengenai komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), ia telah menyampaikan dan menginginkan ada konfirmasi terbaru. "Sudah ada komunikasi dengan kades terkait pelaksanaannya di lapangan, tidak sesuai dengan apa yang hearing di dewan. Kami juga tidak tahu apakah dilakukan Dinas PU pun dilakukan. Tolong dikonfirmasi ulang apakah anggaran hearing atau bukan," tandas Bakransyah. Keberadaan Jalan itu sangat vital. Terlebih jika terdapat kebutuhan mendesak. Misal, mengantarkan orang sakit atau melahirkan. Dengan kualitas jalan yang buruk menghambat pertolongan kepada warga. Kerusakan jalan itu setidaknya sudah tiga tahu belakangan ini. ASA/ZUL
Jalan Antardesa di Paser Butuh Perhatian
Jumat 31-12-2021,08:00 WIB
Reporter : admin12_diskal
Editor : admin12_diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 29-07-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 29 Juli 2026, BMKG Keluarkan Peringatan Dini!
Rabu 29-07-2026,09:00 WIB
Indonesia dan Hong Kong Bersiap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Rabu 29-07-2026,07:01 WIB
DPRD Kaltim Agendakan Kembali Pembahasan Hak Angket awal Agustus 2026
Rabu 29-07-2026,08:01 WIB
Gempa M 7,1 Guncang Jepang: Mal Ambruk di Kumamoto, Puluhan Orang Terjebak
Rabu 29-07-2026,12:50 WIB
Belajar dari Selat Malaka, Oman Sampaikan Proposal ke Iran untuk Mengelola Bersama Selat Hormuz
Terkini
Rabu 29-07-2026,21:06 WIB
Pemkab Mahulu Mulai Genjot Pembangunan Sektor Pariwisata, Salah Satunya Kawasan Batoq Tenevang
Rabu 29-07-2026,19:02 WIB
Wawali Balikpapan: Petani Di Sini Berpeluang 3 Kali Panen Setahun
Rabu 29-07-2026,18:31 WIB
Kejari Berau Lelang Dua Aset Hasil Kasus Korupsi, Berupa Tanah Serta Ruko di Kompleks Pasar SAD
Rabu 29-07-2026,18:00 WIB
Batik Mosho Terus Berkembang, PT Berau Coal Konsisten Beri Pendampingan Berkelanjutan untuk UMKM
Rabu 29-07-2026,17:52 WIB