Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo usai penandatanganan MoU program pertanian keluarga pada puncak peringatan Hari Pangan Sedunia di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Sabtu (2/11).(humas) KENDARI, DISWAY - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo memaparkan beberapa program pengembangan pertanian di beberapa daerah, termasuk di Kaltara. Menyambut rencana tersebut, Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie akan mengundang pihak terkait, termasuk bupati/wali kota untuk melakukan konsolidasi. “Nanti kita undang bupati/wali kota, juga dari dinas pertanian, dinas kehutanan, dinas lingkungan hidup, dan OPD terkait lainnya, baik di provinsi maupun di kabupaten/kota. Mungkin juga pihak-pihak di luar pemerintahan,” ujarnya. Tujuannya, menurut Irianto, untuk membahas secara intens dan menyamakan persepsi untuk pembangunan pertanian di Kaltara ke depan. “Kita tentukan apa komoditas yang cocok. Kita tetapkan lokasinya di mana, bagaimana pembiayaannya, siapa yang bertanggung jawab. Saya ingin ini dilakukan serius, matang dan tidak setengah-setengah. Bukan gagasan yang bersifat parsial,” ungkap Irianto. “Melalui pertemuan ini, nanti juga akan kita petakan per wilayah dengan komoditas unggulannya apa. Misalnya di Nunukan, kita kembangkan komoditas apa, lokasinya di mana. Di Bulungan apa, Malinau, KTT (Kabupaten Tana Tidung) dan juga Tarakan. Kita akan fokus ke satu komoditas yang memang benar-benar potensial. Tidak perlu banyak-banyak. Satu dua komoditas kita kembangkan, tapi kita seriusi. Kita utamakan komoditas yang bisa diekspor. Yang dibutuhkan masyarakat di dunia,” tandasnya usai menghadiri Hari Pangan Sedunia di Desa Puudambu, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Sabtu (2/11). Gubernur Kaltara mengaku siap mendukung program-program yang telah dirancang Mentan Syahrul Yasin Limpo selama lima tahun ke depan. “Kita mendukung langkah pro aktif dan penuh inisiatif Mentan yang baru untuk melakukan langkah cepat dalam mendorong akselerasi pembangunan pertanian di daerah,” katanya. Gubernur mengatakan, dirinya bersama pihak terkait di Kaltara akan melakukan pertemuan dengan Mentan dan jajarannya untuk memaparkan program pertanian yang akan dilakukan di Kaltara. “Saya sempat berbisik dengan Pak Menteri. Kita akan meminta waktunya nanti untuk berdiskusi mengenai program pengembangan pertanian modern di Kaltara. Dengan menyesuaikan potensi, dan kondisi wilayah serta iklim di Kaltara,” tambahnya. Terkait dengan pendanaan, Irianto menegaskan, akan meminta dukungan dari pemerintah pusat. Ia yakin, pemerintah akan memberikan dukungan penuh. “Saya yakin pemerintah akan mendukung, jika program yang kita lakukan jelas, dengan disertai data-data potensi-potensi dan persiapan yang matang," ujarnya. Sementara di sela peringatan Hari Pangan Sedunia, Irianto Lambrie menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Mentan terkait pengembangan family farming atau pertanian keluarga. Selain ditandatangani Gubernur Kaltara, MoU serupa juga ditandatangani Gubernur Jambi dan Gubernur Sulawesi Tenggara. Dijelaskan SYL-sebutan akrab Mentan, family farming merupakan wujud kepedulian pemerintah dalam pengembangan pertanian, khususnya pertanian pangan yang diterapkan dalam kehidupan keluarga. Melalui program ini, akan memberikan manfaat yang cukup besar, terutama dalam pemenuhan kebutuhan keluarga akan pangan dan pemenuhan kebutuhan gizi keluarga, seperti pemenuhan kebutuhan karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Dengan penandatanganan MoU Family Farming ini, Kementan melalui Badan Ketahanan Pangan akan lebih memberikan perhatian khusus kepada Pemprov Kaltara. Terutama dalam hal pengembangan pertanian keluarga. Sehingga keluarga bisa terhindar dari kerawanan pangan dan kekurangan gizi, dalam arti keluarga bisa mengonsumsi pangan yang sehat dan aman. (*)
Prioritas Komoditas Ekspor
Senin 04-11-2019,16:37 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 17-02-2026,15:41 WIB
Persiapan Jelang Ramadan, Pemkab PPU Siapkan Operasi Pasar dan Jamin Stok Pangan Aman
Selasa 17-02-2026,16:07 WIB
Pemkab Paser Larang Aktivitas THM dan Batasi Jam Operasional Kafe Selama Ramadan
Selasa 17-02-2026,22:08 WIB
Pokja 30 Kritik Pengadaan Mobil Operasional Gubernur Rp8,5 Miliar di Tengah Efisiensi Anggaran
Selasa 17-02-2026,17:31 WIB
Pemkot Balikpapan Atur Ketat Pasar Ramadan 2026, Lapak Dilarang Gunakan Trotoar hingga Bahu Jalan
Selasa 17-02-2026,18:18 WIB
Lunasi Utang Rp820 Miliar, Bupati Kukar Pastikan Skema Pinjaman Disetujui Kemendagri
Terkini
Rabu 18-02-2026,14:41 WIB
Besaran Zakat Fitrah Balikpapan 1447 H Sudah Ditetapkan, Segini Nilai Tertingginya
Rabu 18-02-2026,14:00 WIB
8.000 Peserta PBI di Balikpapan Dinonaktifkan, Pemkot Lakukan Verifikasi
Rabu 18-02-2026,13:39 WIB
Psikolog Sebut Korban Penganiayaan yang Disiram Air Panas di Balikpapan Berpotensi Mengalami PTSD
Rabu 18-02-2026,11:58 WIB
Pria Asal Madura Ditemukan Tewas di Rumah Kos Samarinda, Ada Luka di Tangan, Pipi Memar
Rabu 18-02-2026,11:00 WIB