Sumber pendapatan asli daerah (PAD) tak hanya di darat. Dari udara, ada potensi yang bisa dimaksimalkan. Salah satunya pajak sarang burung walet. nomorsatukaltim.com - Potensi PAD dari pajak sarang walet di Benuo Taka sejatinya cukup besar. Ada puluhan gedung 3, 4 sampai 5 lantai untuk memfasilitasi satwa itu berkembang biak. Sayang, hingga kini pengelolaannya masih jauh dari harapan. Sorotan itu datang dari Anggota Komisi III DPRD PPU, Zaenal Arifin. Ia mengutip data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) PPU, yang merilis nilai pajak dari sektor itu hingga saat ini hanya mencapai Rp 23,2 juta. Baca juga: Volume Ekspor Sarang Burung Walet Meningkat "Langit ini memang agak susah ngaturnya. Tapi tetap perlu diraup," ucapnya, Selasa (5/10/2021). Menurutnya, mestinya pemerintah bisa lebih optimal dalam memungut pajak sarang burung walet. Mengingat, ada ribuan potensi tadi. Ia membandingkan pendapatan dari pajak sarang burung walet dengan Kabupaten Tabalong, Kalsel. "Dari 600 sarang burung walet yang produktif, Pemkab Tabalong mampu meraup Rp 1 miliar setiap tahunnya." “Bayangkan di Penajam Paser Utara ini, saya yakin ada ribuan. Tapi masa realisasi pajaknya maksimal hanya mencapai Rp 50 juta,” kata politikus Partai Amanat Nasional ini. Baca juga: Hitung Untung Pajak Burung Walet Harian Disway Kaltim - Disway News Network (DNN) mencoba mencari data terbaru realisasi pajak sarang burung walet di kabupaten ini. Dari laman resmi Bapenda PPU, pajakdaerahpenajam.com pada Selasa (5/10/2021) pukul 18.50 Wita, tercatat pendapatan pajak dari sektor ini ditetapkan sebesar Rp 30.460.000. Realisasinya pun hingga data ini dikutip Disway Kaltim sudah 100 persen. Kembali ke Zaenal, disebutkan PPU sebenarnya sudah punya Perda soal penarikan pajak sarang burung walet. Semestinya, Perda ini jadi landasan yang kuat untuk memungut pajak. “Tapi di satu sisi saya juga paham, ada sejumlah kendala di lapangan yang dihadapi. Makanya pemerintah mesti kreatif, supaya potensi pajak dari sarang burung walet bisa lebih maksimal,” kata Zaenal. Ia juga dalam waktu dekat mewacanakan rapat dengar pendapat (RDP) antar komisinya dan Bapenda PPU. Karena ia juga mengetahui upaya OPD ini untuk fokus mengurusi masalah di sektor walet ini. "Kerja Bapenda saya rasa sudah bagus. Cuma perlu ditingkatkan saja," tutupnya. (rsy/zul)
Potensi ‘Cuan’ Sarang Burung Walet PPU
Rabu 06-10-2021,09:00 WIB
Reporter : admin12_diskal
Editor : admin12_diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 18-08-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 18 Agustus 2026, Cek di Sini!
Selasa 18-08-2026,15:46 WIB
Yulianus Henock: Bendera Borneo Raya Sinyal Ketidakadilan Daerah
Selasa 18-08-2026,09:00 WIB
Pertalite Tetap Diburu Meski Harus Antre 1 Jam, Warga Balikpapan: Ini Kebutuhan
Selasa 18-08-2026,11:00 WIB
Data Terbaru BPBD NTT: 7.968 Rumah dan 744 Fasum Rusak akibat Gempa M7,7
Selasa 18-08-2026,08:00 WIB
Aliansi BEM UI Gelar Unjuk Rasa Hari Ini: 81 Tahun, Merdeka untuk Siapa?
Terkini
Selasa 18-08-2026,23:59 WIB
Pemkab Berau Upayakan TPP ASN Tak Dipangkas di Tengah Efisiensi Anggaran
Selasa 18-08-2026,23:30 WIB
BLK Sambaliung Belum Dibuka, Pemkab Berau Matangkan Kelembagaan dan SDM
Selasa 18-08-2026,22:46 WIB
Jimmi Soroti Antrean BBM di Kutim, Kendaraan Luar Daerah Jangan Diabaikan dalam Hitungan Kuota
Selasa 18-08-2026,22:17 WIB
Mahasiswa Cekcok dengan Aparat, Protes Aksi Demonstrasi Dijaga TNI
Selasa 18-08-2026,21:57 WIB