Menjadi bagian dari masyarakat Berau, Ratna memiliki keinginan kuat untuk berpartispasi membangun Kabupaten Berau, tekad tersebut kini kembali mengantarkannya menjadi anggota DPRD Berau periode 2019-2024. HENDRA IRAWAN, Tanjung Redeb DALAM membangun Kabupaten Berau, menurut Ratna perlu dilakukan bersama-sama, baik itu antara legislatif maupun eksekutif agar pembangunan dapat lebih baik kedepannya. “Saya ingin ikut berpartisipasi bersama dengan stakeholder lain untuk membangun Berau ke arah lebih baik ke depan, dalam mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi segenap masyarakat Berau,” ungkapnya, Kamis (10/10) kemarin. Diketahui, Ratna, juga merupakan anggota DPRD dari Partai Golkar periode 2014-2019 lalu. Berkat perjuangannya selama 5 tahun lalu dalam mengawal aspirasi masyarakat di dapilnya, kini dipercaya kembali masyarakat. Dukungan itu, menjadi modal besar dalam mewujudkan impiannya tersebut. Sekarang, dirinya telah menjadi anggota DPRD yang duduk di Komisi I DPRD yang membidangi pemerintahan, hukum, dan kesejahteraan. Istri dari Dr. Mathius M. Popang ini, mengatakan, di periode ini dirinya akan membangun komunikasi dengan semua stakeholder, dan segenap elemen lainnya dalam meningkatkan pembangunan, dan peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) dalam menghadapi tantangan perekonomian di era digitalisasi ini. Ia menilai, dengan semakin canggihnya zaman sekarang atau revolusi industri 4.0 masyarakat Berau, harus lebih cerdas dalam memanfaatkan peluang yang ada. Sebab Era Revolusi 4.0 sendiri ditandai dimana peran teknologi mengambil alih hampir sebagian besar aktivitas perekonomian. “Kompetensi dan peningkatan SDM dalam menyongsong Revolusi Industri 4.0 tidak bisa ditawar lagi,” tutur putri dari pasangan DL. Kalalembang dan Alfrida Tangkelang, ini. Selain itu, dirinya juga bertujuan ingin menyiapkan kaum perempuan agar bisa bersaing dengan kaum pria, untuk ikut berperan aktif dalam memajukan daerahnya. Hal ini turut menjadi tugasnya kedepan, apalagi dirinya juga di DPRD mewakili suara perempuan. “Minimal mereka bisa menopang ekonomi keluarga,” ujarnya Di sisi lain, pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi kerakyatan juga harus tetap ditingkatkan. Di sisi lain keunggulan Sumber Daya Alam (SDA) Berau, yang melimpah juga harus lebih dimaksimalkan, agar berau tidak lagi bergantung dengan sektor SDA yang tidak dapat diperbaharui. “Kita jangan terlena dengan mengandalkan SDA yang suatu waktu akan habis. Kita punya keunggulan yang tidak dimiliki daerah lain. Ini yang harus dimaksimalkan,” bebernya. Ia pun berharap, kedepannya masyarakat Berau bisa bersaing dan tidak kalah dengan daerah lain dalam menghadapi persaingan di era revolusi 4.0, sehingga baik dari pembangunan, pemanfaatan peluang ekonomi dapat terus berkembang ke arah yang lebih baik lagi. “Saya bercita-cita agar masyarakat berau bisa berdiri sama tinggi, duduk sama rendah, dan bisa bersaing di tingkat regional maupun nasional dan kalau bisa di tingkat internasional di berbagai bidang,” tutup ibu dari 3 anak tersebut. (*APP)
Tingkatkan SDM Berau, Hadapi Revolusi 4.O
Jumat 11-10-2019,14:28 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 21-02-2026,10:30 WIB
Jalan Utama 3 Kampung di Jempang Kubar Rusak, Warga Desak Perbaikan Permanen
Sabtu 21-02-2026,07:03 WIB
Dari Coba-Coba jadi Gaya Hidup, Adelina Buktikan Padel Bukan Olahraga Fomo
Sabtu 21-02-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 21 Februari 2026, Cek di Sini!
Sabtu 21-02-2026,08:00 WIB
Akademisi Unmul Kritisi Dinas Kelola Ternak Ayam di Paser: Bukan Tupoksinya
Sabtu 21-02-2026,10:00 WIB
MotoGP Australia Resmi Hijrah ke Sirkuit Jalanan, Philip Island Dicoret Mulai 2027
Terkini
Sabtu 21-02-2026,22:35 WIB
Kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade, Ekspor Tekstil RI ke AS Kini Nol Persen
Sabtu 21-02-2026,21:54 WIB
Bagikan Takjil Ramadan, Polsek Bongan Kutai Barat Bangun Kebersamaan dan Tingkatkan Kepercayaan Publik
Sabtu 21-02-2026,21:29 WIB
Novel Samuel di Wattpad Diadaptasi ke Layar Kaca, Fadi dan Saskia Akui Tertekan Perankan Tokoh
Sabtu 21-02-2026,21:07 WIB
Ngamuk Soal Tarif Impor Dibatalkan, Trump Sebut Mahkamah Agung AS Memalukan
Sabtu 21-02-2026,20:32 WIB