TANJUNG RDDEB, DISWAY - Ia tak akan memiliki kios ikan cupang. Seandainya Edward, warga Jalan Karang Mulyo memutuskan berhenti dan meratapi kegagalan. Dua tahun lalu. Kini, Eet-sapaanya-, telah menikmati keputusannya untuk tidak berhenti mencoba. Karyawan swasta ini telah menghasilkan jutaan rupiah dari usahanya. Yang bermula dari hobi. Memelihara ikan cupang. Jenis fancy. Ditemui di kios ikan cupangnya, belum lama ini, Eet berkisah. Dua tahun lalu membeli sepasang ikan cupang. Bermaksud mengembangbiakkannya. Namun gagal. Sampai 7 kali. Ia tak menyerah. Kegagalan tak menyurutkannya memelihara ikan cupang. Melanjutkan dengan uji coba kedelapan. Dan berhasil memijahkan sepasang indukan. Walau tak terlalu banyak, burayak yang dihasilkan sudah membuatnya tersenyum. Bahagia malah. Tapi tak bertahan. “Dari ratusan ekor burayak, hanya satu yang tersisa. Itu pun hanya bertahan tiga bulan saja,” ujarnya kepada Disway Berau. Pengalaman mendapatkan burayak membuatnya optimistis. Makanya, percobaan terus dilakukan. Hingga berhasil. Di tahun kedua, Edward sudah menjadi breeder atau peternak. Bahkan membuka kios ikan cupang di rumahnya. “Alhamdulillah, walaupun kecil, kios saya menjual hasil pijahan sendiri,” katanya. Dari kios kecil miliknya, Eet mampu meraup fulus. Tak tanggung-tanggung, sehari bisa mendapat 2 hingga 3 juta rupiah. Penghasilan itu cukup beralasan. Sebab harga ikan cupang jenis fancy yang diternaknya bervariasi. Mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 800 ribu per ekor. Penjualan Edward bukan hanya di Berau atau Kaltim. Sudah lintas provinsi. Diungkapkan, pernah dibeli orang Palembang, Sumatera Selatan. Tidak hanya sampai di situ, dirinya pun sering menjual ikannya hingga ke beberapa provinsi. Seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sumatera Selatan dan beberapa daerah di Pulau Jawa. “Beberapa waktu lalu saya menjual ikan secara online, dengan bergabung di grub WhatsApp pehobi ikan cupang Indonesia. Ikan saya waktu itu ditawar dengan harga Rp 800 ribu dan deal," tandasnya. Ditanya akan mengembangkan beberapa jenis ikan, Edward tak ingin mau. Tetap dengan breeding ikan cupang jenis fancy. “Saya hobinya jenis fancy, jadi saya akan beternak fancy saja,” tandasnya. (*/FST)
Peminat dari Sumatera, Sulawesi dan Jawa
Sabtu 05-12-2020,10:45 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 02-10-2026,19:48 WIB
Rektor Unmul Terpilih Rudianto Menjawab Isu Tunduk dengan Menteri hingga Tuduhan Lobi Politik
Sabtu 03-10-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 3 Oktober 2026, Cek di Sini!
Jumat 02-10-2026,22:06 WIB
Bontang Waspada Ancaman Banjir, Pencegahan Mulai Digalakkan
Jumat 02-10-2026,21:17 WIB
Motoris Speedboat Maratua Alami Luka Bakar Parah, 48 Persen Tubuh Terbakar
Jumat 02-10-2026,16:30 WIB
Pemkab Kukar Perpanjang MoU dengan LAN RI, Dorong Pengembangan SDM dan Inovasi Kepala Sekolah
Terkini
Sabtu 03-10-2026,16:06 WIB
Lawan Pemuncak Klasemen, Persiba Balikpapan Bawa Misi Sulit Curi Poin di Kandang Deltras FC
Sabtu 03-10-2026,15:34 WIB
Justin Hubner Minta Kinerja John Herdman Dihargai: Dia Bisa Bawa Kami ke Level Berikutnya
Sabtu 03-10-2026,15:03 WIB
Anak Mendadak Demam Tinggi dan Lemas, Kata Dokter Ini Itu Bisa Jadi Gejala Influenza A
Sabtu 03-10-2026,14:40 WIB
Pemprov Kaltim Kelola Dana Karbon Rp 73,2 Miliar, Sasar 100 Desa Demi Kurangi Emisi
Sabtu 03-10-2026,14:11 WIB