Pemkab Mahulu Tinjau Pembangunan Rumah Sakit PHTC GSM, Minta Kontraktor Pelaksana Kejar Target Pengerjaan
Pemkab Mahulu saat meninjau progres pembangunan rumah sakit PHTC GSM.-Iswanto/Disway Kaltim-
MAHULU, NOMORSATUKALTIM - Pemkab Mahulu meminta kontraktor pelaksana pembangunan
Rumah Sakit Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) RSUD Gerbang Sehat Mahakam (GSM) segera rampung sesuai target.
Seruan ini disampaikan oleh wakil Bupati Mahulu, Suhuk ketika dikonfirmasi hasil peninjauan lokasi pembangunan yang dilaksanakan pada, Rabu (5/8/2026).
Menurut Suhuk, berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, progres pengerjaan masih dalam proses normal.
Namun demikian, pihaknya tetap memberikan sejumlah catatan kepada pihak kontraktor agar progres pengerjaan rumah sakit yang dibiayai APBN itu dapat dikejar sesuai target yang telah ditentukan.
“Secara umum progres di lapangan berjalan lancar, tetapi ada beberapa catatan yang kami sampaikan kepada pelaksana, termasuk imbauan agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai ketentuan yang telah ditetapkan," ujar Suhuk.
Selain memantau perkembangan fisik pembangunan, Pemkab Mahulu juga melakukan koordinasi untuk mencari solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi kontraktor selama pelaksanaan pekerjaan.
Beberapa kendala tersebut di antaranya berkaitan dengan batas patok area kerja, keterbatasan akses air untuk memenuhi kebutuhan pembangunan, serta tantangan distribusi material dari luar wilayah Mahulu.
Suhuk menegaskan, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pihak pelaksana agar berbagai kendala tersebut dapat ditangani secara bersama-sama, tanpa menghambat proses pembangunan fisik rumah sakit.
"Berbagai kendala yang disampaikan kontraktor akan kami koordinasikan dan carikan solusinya, sehingga pembangunan tetap berjalan sesuai target dan memberikan manfaat bagi masyarakat Mahakam Ulu," kata Suhuk.
Menurut Suhuk, hasil diskusi dalam peninjauan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah percepatan sehingga seluruh tahapan pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Mudah-mudahan setelah adanya diskusi yang kita lakukan, kontraktor pelaksana bisa mengejar target pengerjaan sehingga bisa selesai tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas bangunan," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
