Populasi Ikan Bawis di Perairan Bontang Terancam, Ini Penyebabnya…
Ikan Bawis di Kota Bontang terancam punah karena pola konsumsi masyarakat.-istimewa-
BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Populasi ikan bawis di perairan Kota Bontang mulai terancam. Ikan ini memang menjadi salah satu ikan terfavorit dikonsumsi bagi masyarakat di kota itu.
Ikan jenis laut pesisir yang merupakan keluarga dari baronang lingkis (Siganus canaliculatus) ini lambat berkembang biak dan populasinya jadi kecil.
Hal itu dikarenakan kebiasaan masyarakat di Kota Taman mengonsumsi ikan bawis yang sedang bertelur. Alhasil, tindakan tersebut menghambat proses perkembangbiakan ikan khas Bontang tersebut.
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Bontang, Bela Indi Sulistyo mengatakan, perlu ada pembahasan bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menjaga kearifan lokal sekaligus keberlanjutan ikan bawis.
BACA JUGA: KLH Ambil Alih Investigasi Kematian Lion, Populasi Pesut Mahakam Tersisa 65 Ekor
Hasil survei di sejumlah pasar menunjukkan adanya kecenderungan masyarakat lebih menyukai ikan bawis yang sedang bertelur. Hal itu karena ikannya dianggap memiliki cita rasa lebih nikmat.
"Ini alarm untuk Bontang. Kalau yang bertelur saja dimakan, populasi ikan bawis bisa terancam punah. Tinggal nama," ujar Bela Indi, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Menurutnya, perlu ada langkah perlindungan terhadap ikan bawis. Terutama saat memasuki masa bertelur.
Ia membandingkan kondisi tersebut dengan aturan pemotongan hewan ternak yang melarang sapi bunting untuk dipotong.
BACA JUGA: Ekspor Perikanan Indonesia Capai 566 Ribu Ton atau Senilai Rp52,6 Triliun, Tembus 152 Negara
Kepala Bidang Perikanan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang, Syamsu Wardi mengatakan, ikan bawis telah memiliki pengakuan sebagai bagian dari kekayaan intelektual.
Meski aspek yang tercatat berkaitan dengan turunan pemanfaatan dan olahannya, bukan aspek ekologinya.
Syamsu menjelaskan, terdapat kebiasaan di masyarakat yang menganggap ikan bawis bertelur memiliki rasa lebih enak.
Padahal, mengonsumsi satu ekor ikan bawis yang sedang bertelur berarti turut menghilangkan ribuan calon benih ikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
