Rembuk Nasional Pemuda Kumpulkan Masukan dari Daerah untuk Pemerintah
Ketua Dewan Pembina Rembuk Pemuda, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.-Antara-
JAKARTA, NOMORSATUKALTIM - Masukan yang dikumpulkan dari berbagai daerah dari Rembuk Nasional Pemuda Indonesia III akan disampaikan kepada pemangku kepentingan di tingkat daerah maupun pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan.
Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Pembina Rembuk Pemuda, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dikutip Antara, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Dia mengatakan, dalam kegiatan itu, dihadiri perwakilan pemuda dari 29 provinsi.
“Ini nanti mulai dari sekarang sampai beberapa waktu ke depan, kita akan memberikan waktu untuk teman-teman ini mengumpulkan masukan-masukan dari daerah-daerah,” kata Saraswati.
BACA JUGA: Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha, Dispora Kukar Perkuat Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri
Dia berharap jumlah daerah yang terwakili dalam forum tersebut terus bertambah sehingga semakin banyak masukan dari pemuda di berbagai wilayah yang dapat dihimpun.
Masukan tersebut, katanya, dapat mencakup berbagai persoalan, antara lain lapangan pekerjaan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hilirisasi, industri, kebijakan keuangan dan fiskal, hingga sektor pertanian, perkebunan, dan agroforestri.
Pengelompokan persoalan perlu dilakukan terlebih dahulu agar masukan yang disampaikan dapat disesuaikan dengan bidang kebijakan dan pemangku kepentingan terkait.
Dia berharap upaya menghimpun dan menyampaikan masukan tersebut dapat terus berlanjut hingga pelaksanaan Rembuk Nasional Pemuda berikutnya.
BACA JUGA: Biaya Hidup Meningkat, Garis Kemiskinan Kaltim Naik 4,22 Persen
Saraswati menjelaskan, forum kepemudaan nasional Rembuk Pemuda merupakan wadah bagi generasi muda dari berbagai latar belakang dan afiliasi untuk berdiskusi serta merumuskan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ruang komunikasi lintas sector, ungkapnya, diperlukan agar pemuda tidak hanya bertukar pandangan, tetapi juga dapat menghasilkan kesimpulan dan langkah bersama yang memberikan dampak positif bagi masyarakat di daerah masing-masing.
“Rembuk Pemuda ini hanya satu wadah, ya. Kita tahu bahwa di luar sana banyak sekali organisasi-organisasi kepemudaan yang sudah jauh lebih lama. Kita hanya menjadi salah satu saja, tetapi ini wadah untuk bisa mengumpulkan juga suara-suara tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: antara
