Karhutla Sangatta Utara belum Terkendali, Risiko Perluasan Api Jadi Perhatian
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Guru Besar hingga Jalan merambat ke Kenyamukan, tepatnya di belakang Perumahan Puri Kencana.-istimewa-
KUTIM, NOMORSATUKALTIM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Guru Besar hingga merambat ke Jalan Kenyamukan, tepatnya di belakang Perumahan Puri Kencana, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), masih menjadi perhatian pada Rabu, 14 Oktober 2026 malam.
Kobaran api yang semakin membesar hingga pukul 20.00 Wita memunculkan kekhawatiran terhadap potensi meluasnya area terdampak.
Kondisi tersebut membutuhkan penanganan intensif, terutama untuk mencegah penjalaran api ke kawasan lain.
Perkembangan kebakaran terus dipantau seiring situasi di lapangan yang masih menunjukkan peningkatan.
BACA JUGA: GMNI Kutim Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Soroti Lonjakan ISPA
Kapolsek Sangatta Utara, AKP Bambang Eko turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi terkini sekaligus memastikan penanganan karhutla mendapat perhatian dari unsur terkait.
“Kami turun langsung ke lokasi untuk memantau perkembangan kebakaran di Jalan Guru Besar hingga Jalan Kenyamukan,” ujarnya.
Menurut Bambang, pemantauan diperlukan untuk mengetahui perkembangan kobaran api dan mendukung langkah penanganan yang dilakukan petugas di lapangan.
Situasi yang terus berubah menuntut kewaspadaan seluruh personel yang terlibat. Hingga malam hari, api dilaporkan masih membesar.
BACA JUGA: Kualitas Udara Kutim Kembali Memburuk, SE Bupati soal Karhutla Belum Dicabut
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kebakaran yang tidak segera dikendalikan berpotensi menjalar ke bagian lahan lainnya.
Upaya pengendalian pun perlu dilakukan secara terkoordinasi agar penyebaran api dapat ditekan. Setiap perkembangan di lokasi menjadi bahan pemantauan untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.
Bambang menegaskan, kerja sama antarpersonel menjadi bagian penting dalam menghadapi kebakaran yang masih berlangsung tersebut.
“Api masih terpantau semakin membesar sehingga diperlukan upaya penanganan secara intensif agar kebakaran tidak semakin meluas,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
