Persiapan Hari Santri 2026 di Kukar, Kemenag Target 3.000 Peserta Ikut Serta
Rapat Persiapan Hari Santri Pemkab Kukar.-Rahmat/Disway Kaltim-
KUKAR, NOMORSATUKALTIM - Kementerian Agama (Kemenag) Kukar mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis 22 Oktober 2026 mendatang.
Kegiatan tersebut diperkirakan diikuti lebih dari 3.000 peserta, dengan sasaran utama kalangan pondok pesantren di Kukar.
Kepala Kemenag Kukar, Ariyadi, mengatakan persiapan peringatan Hari Santri dibahas bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Bupati Kukar.
Menurut Ariyadi, lokasi pelaksanaan kegiatan kemungkinan masih sama seperti tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Antisipasi Dampak Penyesuaian Subsidi Energi, Bupati Kukar Dorong Anggaran ke Sektor Produktif
Namun, keputusan mengenai tempat penyelenggaraan dan sejumlah kebutuhan teknis lainnya masih akan dibahas lebih lanjut.
“Peringatan Hari Santri Nasional akan dilaksanakan pada Kamis, 22 Oktober 2026. Untuk lokasi pelaksanaannya, kemungkinan masih seperti tahun sebelumnya. Namun, hal tersebut masih akan dibahas lebih lanjut,” ucap Ariyadi,Senin 12 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, sejumlah OPD telah menyatakan dukungan dan kesiapan untuk bekerja sama dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Kemenag Kukar juga berencana menggelar rapat lanjutan dengan kemungkinan melibatkan Bupati Kukar.
Ariyadi menambahkan, persiapan perlu dimatangkan sebelum disampaikan kepada kepala daerah, mengingat masih ada beberapa aspek yang perlu dikoordinasikan.
BACA JUGA:Dana RT Ku Terbaik Tak Dipangkas pada 2027, Bupati Ungkap Bisa Dukung Penanganan Kebakaran
Selain menentukan lokasi dan teknis pelaksanaan, panitia juga akan mempertimbangkan kondisi cuaca serta kebutuhan fasilitas pendukung bagi peserta, termasuk kemungkinan penyediaan layanan kesehatan melalui koordinasi dengan instansi terkait.
Ariyadi menegaskan, sasaran utama peringatan Hari Santri Nasional adalah seluruh pondok pesantren di Kukar.
Hal ini sejalan dengan tujuan peringatan tersebut untuk memberikan ruang bagi kalangan santri dalam memperkuat peran mereka di tengah masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
