Bankaltimtara

Jalan Nasional Kukar-Kubar Makin Parah, Rudy Minta Pemerintah Pusat Bertindak

Jalan Nasional Kukar-Kubar Makin Parah, Rudy Minta Pemerintah Pusat Bertindak

Kondisi Jalan Nasional di Kabupaten Kutai Barat yang rusak parah-Ari/Disway Kaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Kondisi jalan nasional menuju Kutai Barat (Kubar) yang semakin parah mendapat sorotan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. 

Ia berharap pemerintah pusat memprioritaskan pemeliharaan dan perbaikan jalan yang sudah ada, sebelum mengejar pembangunan ruas baru.

Rudy mengatakan kerusakan jalan dari Kukar menuju Kubar sudah terlalu parah. Bahkan berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat. 

Seluruh ruas jalan dari Kukar hingga Kubar berstatus jalan nasional, sehingga penanganannya menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Sekarang rusaknya parah sekali,” ujar Rudy,pada Selasa (6/10/2026) lalu di Konferensi Regional Teknik Jalan (KRTJ), Balikpapan.

Data Pemprov Kaltim mencatat panjang jalan nasional menuju Kubar mencapai 301,97 kilometer. 

Namun, tingkat kemantapan jalan hingga semester II 2025 baru mencapai 65,45 persen. 

Sehingga masih terdapat 34,55 persen ruas jalan dalam kondisi belum mantap.

Rudy menilai keterbatasan anggaran pemerintah pusat seharusnya tidak membuat kondisi jalan yang sudah tersedia dibiarkan semakin memburuk. 

Menurutnya, pembangunan ruas baru dapat dilakukan secara bertahap selama jalan eksisting tetap mendapatkan pemeliharaan dan perbaikan.

“Tidak apa-apa kita tidak dibuatkan jalan baru, asal jalan eksisting dirawat, dipelihara dan segera diperbaiki kalau ada yang rusak,” tegasnya.

Ia mengingatkan kerusakan jalan di Kubar tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. 

Kondisi ruas yang semakin rusak akan meningkatkan beban perjalanan masyarakat serta menghambat aktivitas ekonomi yang bergantung pada konektivitas antar wilayah.

Rudy juga menyoroti kondisi jalur Bontang menuju Kutai Timur (Kutim) hingga sebagian ruas Kutim menuju Berau. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: