Bankaltimtara

Tumpukan Sampah di TPA Janju Terbakar, Api Merambat hingga Lapisan Dalam

Tumpukan Sampah di TPA Janju Terbakar, Api Merambat hingga Lapisan Dalam

Kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Km 7, Desa Janju, Tanah Grogot, Paser.-Sahrul/Nomorsatukaltim-

PASER, NOMORSATUKALTIM – Kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Km 7, Desa Janju, Tanah Grogot, yang melanda tumpukan sampah sampai ke lapisan dalam.

Hingga memasuki hari keempat penanganan sejak Jumat pekan lalu, api masih belum sepenuhnya padam. Namun dari dua titik api yang terbakar, kini tinggal tersisa satu titik yang dilakukan pemadaman.

Komandan Rescue Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser, Marwansyah mengatakan, proses pemadaman tidak bisa dilakukan dengan cepat karena api tidak hanya membakar permukaan tumpukan sampah.

Kebakaran justru merambat hingga ke bagian dalam tumpukan sampah yang memiliki kedalaman mencapai sekitar 7 meter.

BACA JUGA: Indeks Pencemaran Udara di Paser Masuk Level Tidak Sehat, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali muncul dari bagian bawah.

“Kebakaran ini sudah ditangani selama 4 hari. Progresnya sekitar 75 persen,” kata Marwansyah, Senin 5 Oktober 2026.

Dalam proses penanganan, petugas tidak cukup hanya menyemprotkan air dari permukaan. Tumpukan sampah harus terlebih dahulu dibongkar dan diurai menggunakan alat berat agar titik api yang berada di bagian dalam dapat ditemukan dan dijangkau.

Setelah tumpukan sampah diurai, petugas kemudian melakukan penyemprotan air secara berulang hingga bara api benar-benar padam.

BACA JUGA: Karhutla di Paser Sudah Capai 1.000 Hektare Lebih, Kejadian Terbanyak di Tanah Grogot

Marwansyah menjelaskan, kondisi tumpukan sampah di TPA menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan proses pemadaman berlangsung lama.

Sampah yang menumpuk selama bertahun-tahun membentuk lapisan yang bercampur dengan tanah.

“Kalau ini kan tumpukan. Lapisan sampahnya banyak, ada sampah, tanah, sampah, tanah, begitu seterusnya. Jadi kalau yang terbakar itu masuk terus ke dalam,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat api sulit terlihat dari permukaan. Meski kobaran api di atas tumpukan sudah berhasil dikendalikan, bara masih berpotensi bertahan di lapisan bawah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait