Bankaltimtara

Hadapi Kemarau 2026, PT KSD Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Bersama Masyarakat

Hadapi Kemarau 2026, PT KSD Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Bersama Masyarakat

Apel Siaga Karhutla 2026 PT Kedap Sayaaq Dua (KSD).-istimewa-

KUTAI BARAT, NOMORSATUKALTIM - Mengantisipasi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2026, PT Kedap Sayaaq Dua (KSD), bagian dari PT Triputra Agro Persada Tbk (TAP), memperkuat kesiapsiagaan bersama pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat di wilayah operasionalnya.

Langkah tersebut diwujudkan melalui Apel Siaga Gabungan, simulasi dan pelatihan Kelompok Tani Peduli Api (KTPA), patroli gabungan, hingga pemberian penghargaan kepada kampung yang berhasil menjaga wilayahnya tetap bebas kebakaran.

Rangkaian kegiatan berlangsung di Balai Pertemuan Kampung Karangan, Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Kutai Barat.

Agenda tersebut menjadi bagian dari inisiatif TAP untuk Negeri yang menempatkan pencegahan karhutla sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Camat Mook Manaar Bulatn, Pit Anugerah, mengapresiasi keterlibatan perusahaan dalam memperkuat upaya pencegahan kebakaran. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan program pemerintah dalam menjaga wilayah dari ancaman karhutla.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada PT KSD yang telah memotori kegiatan apel kesiapan penanggulangan karhutla. Upaya pencegahan dan penanganan kebakaran yang dilakukan PT KSD ini sejalan dengan program pemerintah,” ujarnya.

Selain memperkuat kesiapan personel dan peralatan, PT KSD juga memberikan reward kepada tiga kampung yang dinilai berhasil mempertahankan wilayahnya tanpa kejadian kebakaran sepanjang 2025.

Kampung Tondoh, Kampung Abit, dan Kampung Karangan masing-masing memperoleh penghargaan berupa dana Rp50 juta. Dengan demikian, total apresiasi yang disalurkan perusahaan mencapai Rp150 juta.

Estate Manager PT KSD, Dani Apriono, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar masyarakat terus mempertahankan kepedulian terhadap pencegahan karhutla.

“Reward ini kami berikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi masyarakat yang sudah berhasil menjaga kampungnya bebas dari kebakaran hutan dan lahan sepanjang 2025,” kata Dani.

Ia berharap dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pencegahan kebakaran sekaligus membantu pengembangan ekonomi masyarakat di masing-masing kampung.

Kapolsek Melak IPTU Rinto Simanjuntak turut menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam menghadapi potensi karhutla. Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana harus diiringi keterlibatan aktif masyarakat.

“Masyarakat, pemerintah, TNI, Polri, serta perusahaan harus bahu-membahu mencegah karhutla,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait