Wacana BUMD Ekspansi Bisnis SPBU Tuai Pertanyaan DPRD PPU
Suasana antrean kendaraan bermotor di SPBU Kilometer 9, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU.-(Disway Kaltim/ Muhammad Sahrul)-
PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM – Wacana Perumda Benuo Taka melakukan ekspansi bisnis dengan membangun SPBU baru di kawasan Perumahan Korpri, Kelurahan Nipah-Nipah, menuai pertanyaan dari DPRD Penajam Paser Utara (PPU).
Ketua Komisi II DPRD PPU, Thohiron, mengaku belum mengetahui rencana pembangunan SPBU yang akan dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.
"Belum mendengar, saya belum mendengar," tegas Thohiron saat dikonfirmasi, Selasa, 15 September 2026.
Thohiron juga menilai penambahan SPBU di kawasan tersebut belum menjadi kebutuhan mendesak.
BACA JUGA: Kuota BBM Kaltim Dipangkas, Pemprov Desak Pertamina Kembalikan dalam Sepekan
BACA JUGA: Komisi II DPRD Kaltim Minta Kuota BBM Seluruh Daerah Dibuka, Bukan Hanya Balikpapan
Berdasarkan pengamatannya, SPBU yang beroperasi di wilayah Nipah-Nipah dan sekitarnya masih dinilai mampu memenuhi kebutuhan harian masyarakat.
"Sebenarnya SPBU di sini itu sudah cukup aja," tutur Thohiran.
Wacana pembangunan SPBU baru muncul di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan persoalan antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah wilayah PPU.
Sebagai wilayah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN), PPU mengalami peningkatan aktivitas ekonomi dan transportasi. Kondisi tersebut turut mendorong kebutuhan BBM, sementara jumlah infrastruktur penyalur BBM dinilai masih terbatas.
BACA JUGA: Duga Antrean Solar Disebabkan Pengetap, Wabup Kutim Usul Subsidi BBM Dihapus
BACA JUGA: Aliansi Rakyat Kaltim Soroti Pemadaman Listrik, Antrean BBM hingga Tambang Ilegal
Saat ini, PPU memiliki 7 unit SPBU yang tersebar di Kecamatan Penajam, Babulu, dan Sepaku. Keterbatasan titik pengisian BBM tersebut disebut menjadi salah satu faktor yang memicu antrean dan keluhan masyarakat, terutama warga yang berada jauh dari pusat distribusi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU sebelumnya menyiapkan penambahan SPBU sebagai salah satu solusi mengatasi persoalan tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
