Percepat Bangun 11 Titik untuk Pasok Air Bersih dan Pertanian
Bupati PPU Mudyat Noor.-Awal/Disway Kaltim-
PPU, NOMORSATUKALTIM - Pemkab PPU mengantisipasi kebutuhan dasar masyarakat.
Di mana bersama TNI, Polri, dan Perumda Danum Taka mematangkan langkah strategis pemerataan akses air.
Bupati PPU, Mudyat Noor, mengatakan dilakukan percepatan pembangunan 11 titik sumur bor baru.
Pembangunan ini merupakan bagian dari program tahap ketiga kerja sama Pemkab PPU dengan TNI AD.
Dirinya bilang, penambahan titik air bersih ini akan difokuskan pada kawasan permukiman masyarakat, sarana umum, rumah ibadah, hingga area pertanian produktif.
BACA JUGA:9 Titik Blank Spot di PPU Diusulkan Dapat BTS, Komdigi Segera Turun ke Lapangan
"Penentuan titik lokasi akan dikawal ketat bersama pemerintah kecamatan, desa, hingga tokoh masyarakat agar tepat sasaran dan langsung dirasakan manfaatnya," kata Mudyat, Rabu 9 September 2026.
Pembangunan 11 titik sumur ini melanjutkan keberhasilan proyek percontohan yang sebelumnya telah merampungkan satu titik sumur bor di Kelurahan Saloloang pada Agustus 2026.
Jumlah tersebut bahkan diproyeksikan masih bisa bertambah seiring hasil pendataan kebutuhan riil di lapangan.
BACA JUGA:Khusus Pemegang KTP PPU, Disnakertrans Buka Pelatihan MUA Gratis
Selain menargetkan pemenuhan kebutuhan domestik warga, sinergi lintas instansi ini juga dirancang untuk mengamankan ketahanan pangan daerah melalui optimalisasi irigasi pertanian.
Adapun skema optimalisasi dan nantinya bentuk kerja sama serta infrastruktur.
"Pengembangan jaringan distribusi Perumda Danum Taka, pemanfaatan sumber air baku, serta pipa penyalur ke pemukiman dan fasilitas publik," jelasnya.
Perumda Danum Taka beserta jajaran Dinas PUPR dan Dinas Pertanian turut mengkaji potensi sumber air baku baru yang bisa diolah secara teknis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
