Kualitas Udara Belum Membaik, Belajar dari Rumah Berpotensi Diperpanjang
Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah.-Setiawan/Disway Kaltim-
BERAU, NOMORSATUKALTIM — Dinas Pendidikan Berau saat ini masih menunggu hasil evaluasi lintas instansi sebelum menentukan kebijakan perpanjangan masa Belajar Dari Rumah (BDR) bagi para pelajar.
Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, menyatakan bahwa kewenangan untuk memperpanjang durasi BDR tidak berada di tangan Dinas Pendidikan secara sepihak.
Melainkan sangat bergantung pada rekomendasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang memahami kondisi lapangan.
“Ini tentu berdasarkan Keputusan tim gabungan. Kan pada tim tersebut ada BPBD, Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan,” ujarnya.
BACA JUGA:Sopir Truk Demo Soal Kelangkaan Solar hingga Minta Kelonggaran Perizinan Galian C
BACA JUGA:Polres Berau Belum Temukan Keterlibatan Perusahaan dalam Kasus Karhutla
Sebagai langkah koordinasi, pihaknya telah berkomunikasi intensif dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Berau.
Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran terhadap kondisi pencemaran udara akibat kabut asap yang berpotensi mengganggu sistem pernapasan anak-anak sekolah.
Berdasarkan hasil pengukuran kualitas udara yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan, udara di dalam ruang kelas saat ini dinilai belum layak dan masih berpotensi memicu timbulnya berbagai penyakit pernapasan.
BACA JUGA:5 Hari Potensi Awan Tak Terbentuk, BNPB RI Stop Operasi
“Kalau informasi yang kami peroleh, itu masih belum aman. Meningkat tiga kali lipat dari ambang batas normal,” terangnya.
Kendati demikian, Mardiatul memantau secara kasat mata bahwa kabut asap di wilayah Berau dalam beberapa waktu terakhir tampak semakin turun dan tidak lagi melayang di langit-langit kota.
BACA JUGA:Hujan Ringan Guyur Kecamatan Segah Pasca Penyemaian Garam dalam OMC di Berau
Namun, ia menegaskan bahwa jika situasi dan kondisi cuaca serta kualitas udara belum sepenuhnya aman, tidak menutup kemungkinan aktivitas BDR akan kembali diperpanjang demi keselamatan kesehatan para siswa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
