Bankaltimtara

Jadi Kota Industri, 267 TKA Memilih Kerja di Bontang

Jadi Kota Industri, 267 TKA Memilih Kerja di Bontang

Pabrik bahan peledak berkapasitas 75.000 ton pertahun, di Kota Bontang, Kalimantan Timur.-(Dok. PT KAN)-

BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bontang mencatat tenaga kerja asing masih tertarik bekerja di Kota Taman. 

Berdasarkan catatan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI mencatat sebanyak 193 tenaga kerja asing (TKA) bekerja di proyek pembangunan pabrik tersebut. 

Bahkan mereka pastikan seluruh pekerja asing itu telah memenuhi ketentuan keimigrasian dan bekerja secara legal.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bontang, Khairil Anwar mengatakan, kehadiran TKA di proyek tersebut tidak terlepas dari meningkatnya investasi di Kota Taman yang tengah berkembang sebagai kawasan industri.

BACA JUGA:Kejari Bontang Lelang Tiga Motor Bekas Kejahatan Narkotika

“Bontang ini kota yang sedang berkembang. Industrinya terus meningkat dan tentu saja memerlukan investor." 

"Kebetulan proyek terbaru ini kontraktor dari perusahaan China,” ujar Khairil, Senin 27 Juli 2026. 

Menurutnya, perusahaan kontraktor tersebut juga membawa tenaga kerja asing yang sebagian besar berkewarganegaraan China untuk mendukung pembangunan proyek.

Ia menegaskan, fungsi Imigrasi adalah melakukan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayahnya. 

Pengawasan pun dilakukan secara melekat dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian dan komunitas intelijen.

BACA JUGA:Klinik, Puskesmas dan RSUD di Bontang Bisa Layani Rehabilitasi Pecandu Narkotika

“Terakhir kami melakukan pemeriksaan langsung di kawasan proyek soda ash. Hasilnya, kepatuhan terhadap regulasi sangat baik." 

"Tidak ditemukan orang asing yang masuk tanpa izin, karena semuanya memiliki dokumen perjalanan dan visa yang sah,” jelasnya.

Khairil menambahkan, jumlah WNA yang tercatat di Bontang bersifat fluktuatif. Karena mobilitas keluar-masuk yang tinggi. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: