Kuliah Gratis hingga Biaya Hidup Ditanggung, 10 Mahasiswa Kutim Lolos Program Beasiswa Internasional
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono.-(Disway Kaltim/ Sakiya Yusri)-
KUTIM, NOMORSATUKALTIM - Kesempatan menempuh pendidikan tinggi di kampus bertaraf internasional kini dirasakan 10 mahasiswa asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Mereka resmi terpilih sebagai penerima program beasiswa hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim dengan Sampoerna University yang memberikan pembiayaan kuliah secara penuh hingga bantuan biaya hidup selama masa studi.
Program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di tingkat global.
Berdasarkan informasi resmi Sampoerna University, estimasi biaya pendidikan beserta kebutuhan hidup mahasiswa dapat mencapai sekitar Rp220 juta per tahun.
BACA JUGA: Anggaran Beasiswa Mahulu Naik Menjadi Rp25 Miliar, Kuota Penerima Bertambah
Melalui program beasiswa ini, seluruh biaya tersebut ditanggung sehingga para mahasiswa dapat fokus menyelesaikan pendidikan tanpa dibebani biaya kuliah maupun biaya hidup.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono, mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah dibangun antara Pemkab Kutim dan Sampoerna University untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi putra-putri daerah.
“Kerja sama ini lahir dari komitmen pemerintah daerah agar anak-anak Kutai Timur memiliki kesempatan mengenyam pendidikan bertaraf internasional. Kami ingin mereka mampu bersaing dengan lulusan dari berbagai daerah maupun negara lain,” ujar Mulyono.
Ia menjelaskan, kolaborasi tersebut bermula dari kunjungan Wakil Bupati Kutim Mahyunadi ke Sampoerna University di Jakarta pada 2025.
BACA JUGA: Kalbar Gandeng Kampus Tiongkok, Siapkan Talenta Global Lewat Beasiswa Internasional
Pertemuan itu kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bupati Kutai Timur dan pihak universitas.
Setelah MoU ditandatangani, kedua belah pihak menyusun perjanjian kerja sama yang menjadi dasar pelaksanaan program beasiswa bagi mahasiswa asal Kutai Timur.
“Mahasiswa yang lolos akan memperoleh beasiswa penuh. Jadi bukan hanya biaya kuliahnya yang ditanggung, tetapi juga biaya hidup selama mereka menjalani pendidikan,” katanya.
Menurut Mulyono, pembiayaan program dilakukan melalui skema pendanaan bersama. Sebagian biaya ditanggung Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, sementara sisanya menjadi kontribusi dari Sampoerna University.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
