Bankaltimtara

Dinas PU: Gedung Baru DPRD Balikpapan Dipakai Penuh Agustus

Dinas PU: Gedung Baru DPRD Balikpapan Dipakai Penuh Agustus

Salah satu spot di Kantor DPRD Balikpapan yang baru.-(Disway Kaltim/ Salsabila)-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Balikpapan menyatakan gedung baru DPRD Balikpapan tinggal menunggu waktu untuk digunakan secara penuh. 

Dinas PU Balikpapan menargetkan proses serah terima bangunan rampung pada awal Agustus 2026.

Setelah serah terima dilakukan, gedung yang pembangunannya telah memasuki tahap akhir itu ditargetkan mulai beroperasi penuh pada bulan yang sama.

Kepala Bidang Gedung Pemerintahan DPU Balikpapan, Dewi Idamawaty, mengatakan pembangunan gedung baru legislatif tersebut kini berada pada tahap ketiga sekaligus penyempurnaan sejumlah bagian bangunan.

BACA JUGA: Temuan BPK jadi Evaluasi Dewan, DPRD Balikpapan Sisir Sumber PAD untuk APBD 2027

BACA JUGA: Pembebasan Lahan Embung Aji Raden Masih Menyisakan Rp107 Miliar, DPRD Balikpapan Minta Diangsur

"Target kami proses serah terima bisa dilakukan awal Agustus," ujar Dewi saat meninjau progres pembangunan, saat ditemui belum lama ini.

Meski belum diserahterimakan secara resmi, gedung tersebut sudah mulai digunakan untuk sejumlah aktivitas DPRD Balikpapan

Salah satunya adalah pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 yang berlangsung selama dua hari, 15–16 Juli.

Dengan begitu, gedung baru tersebut perlahan mulai menjalankan fungsinya sebelum seluruh proses pembangunan dan serah terima dinyatakan selesai.

BACA JUGA: TKD dari Pusat Menyusut, Pemkot Balikpapan Harus Siapkan Uang Bayar 2.000 PPPK

BACA JUGA: APBD Balikpapan 2027 Diproyeksi Defisit, Porsi Belanja Pegawai Naik Jadi 34 Persen

Gedung tiga lantai itu berdiri di atas lahan seluas sekitar 6.000 meter persegi. Bangunannya mengusung konsep arsitektur khas Kalimantan Timur, dengan dominasi warna cokelat muda dan krem serta aksen kayu.

Pembangunan gedung secara keseluruhan disebut menghabiskan anggaran sekitar Rp140 miliar. Rinciannya, sekitar Rp93 miliar dialokasikan untuk pekerjaan fisik, sedangkan sekitar Rp38 miliar digunakan untuk kebutuhan interior dan furnitur dari total alokasi Rp50 miliar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: