Bankaltimtara

Dua Jembatan di Muara Komam Resmi Beroperasi, Buka Akses Pertanian dan Perkebunan Warga

Dua Jembatan di Muara Komam Resmi Beroperasi, Buka Akses Pertanian dan Perkebunan Warga

Jembatan Gantung Desa Prayon yang telah rampung dibangun.-istimewa-

PASER, NOMORSATUKALTIM – Penantian panjang masyarakat Kecamatan Muara Komam untuk memiliki akses transportasi yang lebih layak akhirnya terwujud. 

Dua jembatan yang dibangun pemerintah daerah telah resmi beroperasi. 

Yakni Jembatan Gantung Desa Prayon dan Jembatan Sei Katas di Desa Swan Slutung, yang diresmikan oleh Bupati Paser, dr Fahmi, pada Senin 29 Juni 2026.

Kehadiran dua jembatan tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan konektivitas antar wilayah, sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat yang selama ini bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan.

BACA JUGA:Kemenag Paser Bakar 2.170 Buku Nikah, Antisipasi Penyalahgunaan Dokumen Negara

Fahmi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik. 

Melainkan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.

Apalagi menurutnya, Desa Prayon merupakan salah satu wilayah dengan potensi pertanian dan perkebunan yang besar. 

Namun, selama bertahun-tahun masyarakat menghadapi kendala serius dalam mengangkut hasil panen, karena hanya mengandalkan jembatan gantung lama yang memiliki lebar sekitar 1,2 meter.

"Kondisi tersebut tentu menyulitkan mobilitas petani dalam mengangkut hasil panen. Karena itu, pembangunan jembatan baru menjadi kebutuhan yang sangat penting," ujar Fahmi.

BACA JUGA:Lomba Burung Berkicau Polres Paser Berhadiah 5 Unit Motor, Peserta dari Berbagai Daerah

Melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 dan 2025 dengan total nilai Rp6,1 miliar, Pemkab Paser membangun Jembatan Gantung Prayon sepanjang 80 meter dengan lebar tiga meter. 

Proyek tersebut rampung pada akhir November 2025 dan kini telah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dengan ukuran yang lebih besar dan konstruksi yang lebih kuat, jembatan baru tersebut mampu dilalui kendaraan pengangkut hasil perkebunan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: