Bankaltimtara

Bantah Isu Pindah Partai, Andi Harun Tegaskan Tetap Setia di Gerindra

Bantah Isu Pindah Partai, Andi Harun Tegaskan Tetap Setia di Gerindra

Andi Harun membantah akan pindah partai dan tegaskan tetap di Gerindra.-Ari Rachiem/Nomorsatukaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM– Ramainya spekulasi politik yang menyebut Wali Kota Samarinda bakal meninggalkan Partai Gerindra akhirnya dijawab langsung oleh Andi Harun.

Ia memastikan, bahwa dirinya tetap menjadi kader Gerindra dan menegaskan tidak memiliki alasan sedikit pun untuk berpindah ke partai politik lain.

Pernyataan itu disampaikan menyusul beredarnya berbagai spekulasi di media sosial yang mengaitkan ketidakhadirannya dalam sejumlah kegiatan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Kalimantan Timur dengan isu perpindahan partai.

Menurutnya, isu tersebut tidak berdasar dan tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

BACA JUGA: Gerindra Samarinda Mulai Panaskan Mesin Politik, Helmi Abdullah Diusung Maju Pilwali 2029

"Satu-satunya alasan saya tidak hadir di kegiatan DPD tingkat provinsi karena saya memang tidak diundang. Tapi kalau kegiatan DPP, baik di Hambalang maupun Jakarta, saya selalu hadir karena memang diundang," kata Andi Harun Senin, 29 Juni 2026.

Andi Harun menjelaskan, selama ini dirinya tidak pernah dengan sengaja mengabaikan agenda yang diselenggarakan Partai Gerindra di tingkat provinsi.

Ketidakhadirannya murni karena tidak menerima undangan resmi dari kepengurusan DPD Gerindra Kalimantan Timur.

Ia menambahkan, kondisi tersebut berbeda dengan agenda yang digelar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.

BACA JUGA: Seno Aji Tanggapi Sikap PKB, Gerindra Kaltim Optimis Kerahkan Kader Terbaik di Pilkada 2029

Setiap kali memperoleh undangan resmi dari DPP, dirinya selalu hadir dalam berbagai kegiatan, baik yang berlangsung di Jakarta maupun di Hambalang.

"Karena undangan itu ditujukan untuk Partai Gerindra dan juga pertemuan kepala daerah dari Partai Gerindra," ujarnya.

Menurut Andi Harun, forum yang digelar DPP Gerindra umumnya menjadi wadah konsolidasi bagi kader partai yang saat ini mengemban amanah sebagai kepala daerah maupun anggota legislatif di berbagai wilayah Indonesia.

Andi Harun juga mempertanyakan logika yang melatarbelakangi munculnya isu perpindahan partai tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait