Bankaltimtara

PDIP Samarinda Tegas Usung Kader Sendiri di Pilkada 2030

PDIP Samarinda Tegas Usung Kader Sendiri di Pilkada 2030

Ketua DPC PDIP Samarinda Iswandi.-Ari/Disway Kaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – PDIP menegaskan akan mengusung kader sendiri pada pilkada Samarinda 2030 mendatang. 

Sikap tersebut disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Samarinda Iswandi. Ia menegaskan bahwa partainya masih berfokus pada mekanisme internal sebelum menentukan figur yang akan diusung. 

Di tengah munculnya berbagai spekulasi politik dan wacana koalisi dengan sejumlah tokoh maupun partai lain, PDIP menilai pembahasan mengenai pasangan calon masih terlalu dini untuk dilakukan.

“Enggak ada, enggak ada pembicaraan soal itu. Masih terlalu dini untuk membahas ke arah sana. 

Biar masyarakat dan pengamat saja yang menafsirkan. Kita di partai masih fokus pada mekanisme yang harus dilalui,” kata Iswandi belum lama ini.

BACA JUGA:Gerindra Samarinda Mulai Panaskan Mesin Politik, Helmi Abdullah Diusung Maju Pilwali 2029

Menurutnya, hingga saat ini belum ada pembahasan khusus terkait kemungkinan berpasangan dengan tokoh tertentu. Termasuk Helmi Abdullah yang belakangan ramai disebut sebagai salah satu figur yang berpotensi maju dalam Pilkada Samarinda melalui Partai Gerindra.

Iswandi menjelaskan, berbeda dengan sejumlah tokoh yang telah lebih dahulu mendeklarasikan diri untuk maju dalam kontestasi politik, PDI Perjuangan memiliki tahapan dan mekanisme organisasi yang harus dilalui sebelum menetapkan nama calon yang akan mendapatkan dukungan resmi partai.

“PDI Perjuangan tentu ingin mengusung kader terbaiknya. Bisa dari anggota fraksi, kader di luar fraksi, ataupun tokoh yang memiliki kedekatan dengan PDI Perjuangan dan dianggap mampu memimpin." 

"Nanti DPC dan DPD akan memberikan rekomendasi, tetapi keputusan akhir tetap berada di DPP,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa partainya tidak hanya terpaku pada satu figur meskipun terdapat beberapa nama yang dinilai memiliki peluang kuat untuk mendapatkan dukungan. 

Seluruh kader yang memiliki kapasitas dan rekam jejak baik tetap memiliki kesempatan untuk diusulkan melalui mekanisme yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, Iswandi juga berbicara mengenai evaluasi politik yang dilakukan partainya menjelang Pilkada mendatang. 

BACA JUGA:Sebut Konsisten Terhadap Sikap Politik, Begini Penjelasan Sekretaris Golkar yang Tak Hadiri Rapur Hak Angket

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: