Kerusakan Jalan Riduan Suwidi Tanah Grogot Diperbaiki Secara Gotong Royong
Aktivitas perbaikan jalan rusak di Tanah Grogot secara gotong royong.-Sahrul/Disway Kaltim-
PASER, NOMORSATUKALTIM – Jalan rusak di Jalan Ridwan Suwidi RT 010, Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot dilakukan perbaikan secara gotong royong, Kamis 18 Juni 2026.
Gotong royong dilaksanakan Polsek Tanah Grogot bersama Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa Tepian Batang, tokoh masyarakat, Karang Taruna, dan warga sekitar.
Sejumlah lubang yang menganga di badan jalan menjadi perhatian utama karena berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan ketika genangan air menutupi permukaan jalan yang rusak.
Dalam proses perbaikan, lubang-lubang tersebut terlebih dahulu ditimbun menggunakan batu berukuran besar sebagai dasar penyangga.
BACA JUGA:Disporapar Paser Tawarkan 4 Wisata Unggulan untuk Sambut Tamu Porprov Kaltim
Setelah itu, dilakukan pengecoran badan jalan menggunakan campuran batu, pasir, air, dan semen guna memperkuat struktur jalan dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.
Kapolsek Tanah Grogot, IPTU Suparman, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026.
Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi ajang perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga kesempatan untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
BACA JUGA:Bukan Hanya Responsif, Layanan MPP Paser Didorong jadi Solutif
“Kegiatan ini bertujuan mempermudah akses masyarakat, mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, serta mempererat sinergitas dan silaturahmi antara Polri dan masyarakat,” ujar IPTU Suparman.
Ia menjelaskan, kondisi jalan yang rusak kerap menjadi keluhan warga karena dapat menghambat mobilitas masyarakat dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Oleh karena itu, Polsek Tanah Grogot berinisiatif mengajak seluruh elemen terkait untuk bersama-sama melakukan perbaikan melalui semangat gotong royong.
Selain memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi kepentingan bersama,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
