Bankaltimtara

PPU Jadi Calon Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi 2026

PPU Jadi Calon Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi 2026

Bupati PPU, Mudyat Noor-Awal/Nomorsatukaltim-

PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM - Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi ditetapkan sebagai salah satu calon lokasi prioritas pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun 2026 oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

​Kepastian ini diraih setelah PPU lolos serangkaian asesmen ketat dan verifikasi lapangan yang kemudian dikukuhkan dalam Rapat Koordinasi Penetapan Lokasi SNT di Tangerang, pekan lalu.

​Bupati PPU, Mudyat Noor menyebut, momentum ini adalah peluang emas bagi anak-anak di PPU untuk mendapatkan pendidikan kelas dunia secara cuma-cuma.

Program ini diproyeksikan menjadi mesin pencetak generasi unggul lokal agar mampu menjadi pemain utama bukan penonton di tengah masifnya perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

BACA JUGA: Wabup PPU Sidak 2 SD di Waru, 'Belanja Masalah' di Sekolah

BACA JUGA: Tangkap Efek IKN, Warga PPU Lulusan SMP Didorong Kejar Paket C

​"Kami tidak ingin anak-anak PPU tertinggal. Lewat sekolah nasional terintegrasi ini, pemerintah hadir untuk memastikan anak berprestasi dari seluruh kecamatan, tanpa melihat latar belakang ekonomi dan sosial mereka, bisa sekolah gratis dengan fasilitas terbaik," katanya, Minggu 14 Juni 2026.

​​Mudyat menambahkan, SNT bukan sekadar proyek fisik berupa gedung sekolah baru. Namun, katanya, ini adalah investasi jangka panjang untuk memutus mata rantai kesenjangan pendidikan antarwilayah di PPU.

​"PPU siap menjadi daerah percontohan nasional. Ini adalah investasi strategis. Kami ingin melahirkan anak-anak muda yang kompetitif, berdaya saing global, namun tetap membumi," imbuhnya.

​Sebelumnya, Direktur Jenderal PAUD, Dikdas, dan PNFI Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto menjelaskan, bahwa konsep SNT menuntut komitmen jangka panjang dari pemerintah daerah.

BACA JUGA: Bosda dari APBD PPU Tahun 2026 Rp31 Miliar, Bisa untuk Gaji Guru Honorer

BACA JUGA: Atasi Krisis Guru Pensiun, Disdikpora PPU Pakai Skema PJLP dan Rotasi Kepala Sekolah

​"SNT bukan sekadar program pembangunan infrastruktur fisik, melainkan komitmen bersama lintas waktu dan lintas sektor. Pemerintah daerah berperan sebagai penggerak dan mitra strategis yang menjembatani kolaborasi ini," kata Gogot.

​Keberhasilan PPU menembus daftar prioritas ini terbilang prestisius. PPU menjadi satu dari 25 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang dinilai paling siap dan layak menyelenggarakan SNT 2026.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: