Kementerian Luar Negeri UEA Bantah Transfer Aset Iran Senilai 3 Miliar Dolar AS
Ilustrasi.-Getty Images-
DUBAI, NOMORSATUKALTIM - Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) membantah laporan media yang menyebutkan bahwa mereka telah mentransfer sebagian aset Iran senilai 3 miliar dolar AS (sekitar Rp53,3 triliun).
"Uni Emirat Arab secara tegas membantah laporan yang diterbitkan oleh beberapa media internasional yang menuduh adanya transfer dana dari Uni Emirat Arab ke Republik Islam Iran, termasuk tuduhan mengenai 3 miliar dolar AS," demikian bunyi pernyataan kementerian dikutip dari Antara melansir Sputnik, Sabtu, 13 Juni 2026.
Selain membantah klaim tersebut salah dan tidak berdasar, kemeterian juga menyebutkan, bahwa tidak ada dana Iran yang dibekukan yang telah dicairkan, ditransfer, atau diamankan melalui Uni Emirat Arab.
Media, kata kementerian dalam pernyataanya, harus mengandalkan sumber resmi dan menahan diri dari menerbitkan atau menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi dan tuduhan yang tidak berdasar.
BACA JUGA: Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Kapal Minyak dan Dagang Dilarang Melintas
BACA JUGA: Rusia dan China Dijanjikan Hak Istimewa oleh Iran Saat Melintasi Selat Hormuz
Sebelumnya, kantor berita Iran Mehr pada Jumat, 12 Juni 2026 menyatakan, bahwa Iran tidak akan memulai perundingan terkait program nuklirnya sampai Amerika Serikat memenuhi sejumlah syarat.
Laporan itu disiarkan setelah adanya kabar tentang penerbitan draf memorandum tentang pengakhiran konflik antara Teheran dan Washington.
Mehr melaporkan, negosiasi akhir tidak akan dimulai sampai setengah dari dana yang dibekukan (24 miliar dolar AS atau sekitar Rp427 triliun) dapat dilepaskan, sanksi minyak terhadap Iran ditangguhkan, dan blokade maritim dicabut.
Perjanjian akhir itu akan membahas secara eksklusif nasib bahan-bahan yang diperkaya Iran, kegiatan pengayaan, dan pencabutan sanksi, tambah kantor berita tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: antara
