Bankaltimtara

Hendak Selamatkan Pacar, Seorang Pemuda 22 Tahun Tewas Terseret Arus Air Terjun Perjiwa

Hendak Selamatkan Pacar, Seorang Pemuda 22 Tahun Tewas Terseret Arus Air Terjun Perjiwa

Proses Evakuasi Pemuda yang tenggelam di Air Terjun Perjiwa-istimewa-Disdamkarmatan Kukar

KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM Seorang pemuda berusia sekitar 22 tahun ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus di kawasan wisata Air Terjun Perjiwa, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Sabtu (23/5/2026) malam.

Korban diduga tenggelam saat berupaya menolong teman wanitanya yang hampir jatuh ketika membuat video di lokasi tersebut.

Anggota Regu 1 Mako Induk Tenggarong, Gilang, mengatakan peristiwa itu bermula sekitar pukul 17.55 Wita ketika korban bersama seorang perempuan berada di area air terjun untuk membuat konten video.

“Mereka itu dari jam empat sore sudah di sana. Pas bikin video, si cewek hampir jatuh lalu si cowok ini berusaha menyelamatkan,” ucap Gilang, Sabtu (23/5/2026).

BACA JUGA:Mulai Siapkan Makanan Siap Santap Jemaah Haji, Wamenhaj Pastikan RTE Tersalur Sebelum Puncak Armuzna

Menurutnya, korban diduga sempat terbentur batu hingga kehilangan kesadaran. Kondisi arus yang semakin deras menjelang malam turut memperparah situasi.

“Kalau dilihat dari fotonya, korban laki-laki kemungkinan terbentur batu. Arus di sana memang bertingkat dan semakin malam air makin naik, jadi arus lebih keras,” katanya.

Gilang menjelaskan, pihaknya menerima laporan sekira pukul 18.50 Wita dari seorang pelapor yang langsung menghubunginya melalui telepon pribadi.

“Ada nomor tidak dikenal menelepon saya, mengabarkan ada orang tenggelam di Air Terjun Perjiwa,” ucapnya.

BACA JUGA:Persib Bandung Hattrick Juara Super League, Borneo FC Harus Puas di Posisi Runner Up

Tim penyelamat kemudian bergerak dari Mako Induk Tenggarong dan tiba di lokasi sekitar pukul 19.05 Wita.

Proses pencarian berlangsung cukup sulit karena kondisi arus deras dan kedalaman kubangan air di bawah air terjun mencapai sekitar empat hingga lima meter.

“Dari hasil penyelaman, kedalamannya sekitar dua sampai dua setengah meter di titik pencarian,” jelas Gilang.

Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 21.00 Wita setelah tim melakukan pencarian selama hampir dua jam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: