Bankaltimtara

Dishub Perluas Parkir Digital ke Kawasan Balikpapan Baru

Dishub Perluas Parkir Digital ke Kawasan Balikpapan Baru

Kepala Dishub Balikpapan, M Fadli Faturrahman.-(Disway Kaltim/ Salsabila)-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan mulai memperluas penerapan sistem parkir digital ke kawasan Balikpapan Baru. 

Langkah ini dilakukan untuk mendukung transaksi non-tunai di pusat bisnis dan kuliner yang aktivitas kendaraannya terus meningkat.

Kepala Dishub Balikpapan Muhammad Fadli Patturahman mengatakan, pengembangan sistem parkir digital dilakukan melalui dua skema, yakni penggunaan juru parkir binaan dan elektronifikasi pembayaran parkir.

Menurutnya, penerapan parkir digital menjadi bagian dari penataan sistem parkir agar lebih tertib sekaligus menyesuaikan perkembangan transaksi digital di ruang publik.

BACA JUGA: Pembayaran Parkir di Balikpapan Beralih ke Digital, Setoran ke Daerah Naik 4 Kali Lipat

BACA JUGA: Cegah Kebocoran PAD, Pemkot Samarinda Perkuat Sistem Parkir Cashless

"Kami mencoba dua skema, yaitu menggunakan jukir binaan dan menerapkan elektronifikasi parkir di beberapa titik," ucap Fadli saat ditemui awak media, pada Rabu (20/5/2026).

Sebelumnya, sistem parkir digital telah diterapkan di kawasan parkir Asko, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan Kota. 

Lokasi tersebut menjadi titik awal uji coba pembayaran parkir berbasis non-tunai di Kota Balikpapan.

Setelah tahap awal berjalan, Dishub kini menyiapkan perluasan sistem ke kawasan Balikpapan Baru yang berkembang menjadi pusat aktivitas bisnis dan kuliner.

BACA JUGA: DPRD Balikpapan Desak Optimalisasi Parkir di Depan Terminal Bandara Sepinggan

BACA JUGA: Kota Balikpapan Uji Parkir Non-Tunai, Sementara Diberlakukan di kawasan BP

Beberapa lokasi yang dipersiapkan di antaranya area komersial Lagram dan Jeje Steak. Kawasan itu dipilih karena memiliki tingkat kunjungan kendaraan yang tinggi, terutama saat malam hari dan akhir pekan.

Fadli menyebut, penerapan parkir digital di kawasan baru juga bertujuan mengukur kesiapan masyarakat menggunakan metode pembayaran cashless.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait