Proyek RS Sayang Ibu Balikpapan Ditahan, DPRD Tunggu Audit BPK
Lokasi proyek RS Sayang Ibu di Balikpapan Barat. -Salsa/ Nomorsatukaltim-
BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Pembangunan Rumah Sakit Sayang Ibu di Balikpapan Barat belum bisa dilanjutkan dalam waktu dekat.
DPRD Kota Balikpapan memutuskan menahan kelanjutan proyek tersebut sambil menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Keputusan itu diambil setelah rapat dengar pendapat bersama pimpinan fraksi, komisi, dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Dewan menilai masih ada persoalan yang harus dipastikan tuntas sebelum proyek kembali dijalankan.
Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri mengatakan, pihaknya tidak ingin terburu-buru memberikan rekomendasi lanjutan bila persoalan administrasi dan penggunaan anggaran belum benar-benar jelas.
BACA JUGA: 4 Fraksi Sudah Usul Pansus Proyek RS Sayang Ibu Balikpapan, Dewan Butuh Kejelasan
BACA JUGA: 4 Fraksi Tekan Pimpinan DPRD, Pansus RS Sayang Ibu Masih Tertahan di Meja Ketua
"Kami tidak akan memberi rekomendasi kalau belum clear. Kita tunggu hasil audit BPK," ujarnya usai rapat, Selasa, 21 April 2026.
Dalam pembahasan tersebut, DPRD menyoroti ketimpangan antara progres fisik pembangunan dengan pencairan dana proyek.
Berdasarkan data yang dipaparkan, progres fisik baru berada di kisaran 17 persen, sedangkan pencairan anggaran telah mencapai sekitar 20 persen.
Selisih itu dinilai perlu dijelaskan secara menyeluruh agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun administrasi di kemudian hari.
BACA JUGA: Minim Progres, Dewan Ingatkan Risiko Lelang Ulang RS Sayang Ibu Balikpapan Barat
BACA JUGA: Mandek Sejak 2024, DPRD Balikpapan Berencana Pansuskan Proyek RSU Sayang Ibu
Menurut Alwi, hasil audit BPK akan menjadi dasar utama bagi DPRD untuk menentukan arah kebijakan berikutnya.
Bila ditemukan ketidaksesuaian atau rekomendasi perbaikan, DPRD membuka kemungkinan membentuk panitia khusus (pansus) guna melakukan pendalaman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

