Bankaltimtara

Ramai Keluhan Tagihan Air Mahal, Wawali Bontang Temukan Penyebabnya

Ramai Keluhan Tagihan Air Mahal, Wawali Bontang Temukan Penyebabnya

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat meninjau rumah warga yang mengeluhkan lonjakan tagihan air PDAM Tirta Taman, pada Selasa (14/4/2026).-(Disway Kaltim/ Michael Fredy Yacob)-

BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Ramai protes masyarakat "Kota Taman" Bontang soal tagihan air bersih PDAM Tirta Taman yang mencapai jutaan rupiah. Masalah ini sempat ramai di media sosial.

Menanggapi protes tersebut, Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang, Agus Haris melakukan peninjauan ke lapangan. Mendatangi rumah masyarakat yang mengadu mahalnya tagihan air bersih di rumahnya. 

Ada dua rumah di dua lokasi yang berbeda yang didatangi Wali Kota Bontang.

Kedua rumah tersebut berada di Jalan Kapal Selam 1, RT 18, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara. Satunya lagi berada di Jalan KS Tubun, Gang Kerapu II, Kelurahan Tanjung Laut Indah.

BACA JUGA: Penjelasan PDAM Bontang Soal Tagihan Pelanggan yang Membengkak

BACA JUGA: Bahan Baku Air Bersih Kurang, PDAM Bontang Targetkan Tahun Depan Terdistribusi 24 Jam

Agus Haris ingin memastikan sistem pelayanan dan penagihan PDAM Tirta Taman berjalan sesuai aturan yang berlaku. Serta, ingin berdiskusi langsung terkait permasalah apa yang dihadapi oleh masyarakat.

“Tujuan kita hari ini sengaja turun langsung melihat berbagai laporan masyarakat soal pembayaran tagihan air yang tinggi. Kita ingin memastikan pelayanan PDAM itu betul-betul sesuai aturan yang sudah dibuat,” katanya, Selasa, 14 April 2026.

Menurutnya, pemerintah perlu turun langsung agar masyarakat tidak merasa dirugikan.

“Jangan sampai masyarakat merasa dirugikan. Kita cek langsung apakah pembayaran dan pemakaian itu sesuai dengan komposisi atau tidak. Yakni air itu digunakan untuk rumah tangga atau usaha,” jelasnya.

BACA JUGA: Sawit Dituding Jadi Penyebab Air Bawah Tanah Menipis

BACA JUGA: Anggaran Terbatas, Revitalisasi Waduk Kanaan di Bontang Terhenti

Dalam kunjungan tersebut, ditemukan salah satu penyebab tingginya tagihan adalah penggunaan satu meteran air untuk beberapa kepala keluarga (KK). Kondisi ini membuat total pemakaian melonjak hingga masuk kategori tarif lebih tinggi.

Terungkap, mayoritas pengguna yang mendapat tagihan besar ternyata memiliki usaha kos-kosan. Sehingga, penggunaannya bisa mencapai 100 meter kubik per bulan. Walau, pemakaian per pintu kosan standar rumah tangga normal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: