Trump Peringatkan China, Diduga Persiapkan Pengiriman Senjata ke Iran
Presiden AS, Donald Trump-Anadolu-
WASHINGTON, NOMORSATUKALTIM – Sumber intelijen Amerika Serikat mengeklaim China tengah mempertimbangkan pengiriman sistem pertahanan udara ke Iran. Hal itu menyebabkan ketegangan geopolitik kembali meningkat.
Laporan CNN yang dilansir Beritasatu, Minggu 12 April 2026 menyebutkan, berdasarkan penilaian intelijen terbaru, Beijing diduga sedang mempersiapkan pengiriman sistem pertahanan udara dalam beberapa pekan ke depan.
Dua sumber menyebutkan adanya indikasi China mencoba mengalihkan jalur pengiriman melalui negara ketiga guna menyamarkan asal senjata tersebut.
Sistem pertahanan udara yang dimaksud adalah Manpads (man portable air defense systems), yaitu rudal antipesawat yang dapat dipanggul.
BACA JUGA: Gagal Capai Kesepakatan Damai, AS dan Iran Berpotensi Lanjutkan Konflik
Senjata ini dinilai mampu menjadi ancaman asimetris bagi pesawat militer yang terbang rendah, terutama jika konflik kembali memanas pascagencatan senjata.
Terkait hal tersebut, Presiden AS Donald Trump memperingatkan China agar tidak mengirimkan senjata ke Teheran.
Bahkan, Trump mengancam jika China melakukan itu, maka mereka akan menghadapi masalah besar.
Sementara pemerintah China langsung membantah tudingan tersebut. Juru bicara Kedutaan Besar China di Washington menegaskan, Beijing tidak pernah memasok senjata kepada pihak mana pun dalam konflik yang sedang berlangsung.
BACA JUGA: Update Gencatan Senjata AS-Iran, Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
“Informasi tersebut tidak benar. China sebagai negara besar yang bertanggung jawab selalu memenuhi kewajiban internasionalnya,” tegasnya.
China juga meminta Amerika Serikat untuk tidak membuat tuduhan tanpa dasar serta menghindari langkah yang dapat memperkeruh situasi global.
Perkembangan ini terjadi di tengah mandeknya perundingan antara AS dan Iran. Wakil Presiden AS JD Vance baru saja meninggalkan Pakistan setelah menjalani pembicaraan selama 21 jam dengan pihak Iran tanpa mencapai kesepakatan.
Pakistan Dorong Gencatan Senjata
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
