Bankaltimtara

Banjir Berulang di MT Haryono, Sistem Drainase Belum Terhubung Utuh

Banjir Berulang di MT Haryono, Sistem Drainase Belum Terhubung Utuh

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo.-Salsabila-Disway Kaltim

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Genangan di kawasan Jalan MT Haryono belum sepenuhnya teratasi. Persoalannya tidak lagi sebatas kapasitas drainase, tetapi pada sistem aliran air yang belum terhubung secara menyeluruh.

Saat hujan dengan intensitas tinggi, air masih tertahan di sejumlah titik. Kondisi ini menandakan jalur pembuangan belum bekerja optimal dari hulu hingga hilir.

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyiapkan pembangunan saluran utama untuk memperkuat sistem pengendalian banjir.

Infrastruktur ini dirancang mengalirkan air langsung menuju rumah pompa agar genangan bisa lebih cepat surut.

BACA JUGA:Dishub Balikpapan Ubah Skema Lalin di Jalan MT Haryono, Simpang Agung Tunggal Ditata Ulang

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menegaskan bahwa keberhasilan sistem sangat bergantung pada keterhubungan jalur aliran.

"Kalau alirannya tidak tersambung dari awal sampai akhir, air akan tetap tertahan di tengah," ujarnya, Jumat 3 April 2026.

Ia menuturkan, tanpa dukungan ruang yang memadai, pembangunan saluran tidak akan berjalan sesuai rencana.

"Tanpa pembebasan lahan, jaringan ini tidak bisa dibangun utuh. Dampaknya, fungsi pengendalian banjir juga tidak maksimal," tegasnya.

Kendala utama saat ini berada pada penyediaan lahan di sejumlah titik yang dibutuhkan untuk jalur saluran.

BACA JUGA:Pasar Properti Balikpapan Kehilangan Tenaga: Harga Melambat, Penjualan Anjlok 42 Persen

Selama hambatan tersebut belum terselesaikan, konektivitas sistem belum dapat terbentuk secara penuh.

Padahal, saluran utama menjadi komponen penting dalam mempercepat aliran air menuju titik pembuangan.

Di sisi lain, perbaikan drainase lingkungan tetap dilakukan di berbagai lokasi. Upaya ini membantu mengurangi genangan, namun belum mampu menyelesaikan persoalan di kawasan dengan beban aliran tinggi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait